Untung Rugi Investasi Aman
Astaga!HidupGaya-Kondisi perekonomian yang belum pulih benar menjadikan Anda memang harus cermat mengelola uang Anda. Tentu Anda perlu menata portofolio lagi, kalau selama setahun terakhir tak ada ladang investasi yang lebih subur dari deposito dan SBI, atau mungkin ORI yang kini lagi panas?
Untuk itu instrumen keuangan berikut mungkin akan sangat berguna bagi Anda yang senang mengelola uang Anda secara Aman.
1. Deposito
Menurut pakar perbankan Elvyn G. Masassya, investasi jangka pendek, termasuk deposito, tidak akan memberikan untung tinggi lagi. Apalagi, tingkat suku bunga deposito saat ini yang berada di kisaran 17%-18%.
Namun, bila Anda bersikeras, ada baiknya Anda mengalihkannya dengan dari deposito jangka pendek ke jangka panjang. Kecenderungan menurunnya suku bunga seperti yang terjadi sekarang, sebaiknya langsung saja pilih deposito enam bulanan. Tentu saja cari deposito yang menawarkan bunga tertinggi.
2. Obligasi
Mau apa lagi, kalau suku bunga menurun? Obligasi mungkin menjadi alternatif pilihan menarik. Apakah obligasi itu? Obligasi adalah surat berharga atau sertifikat yang berisi kontrak antara pemberi pinjaman (investor) dengan yang diberi pinjaman (emiten).
Dan, kalau mau aman, sebaiknya carilah obligasi berbunga tetap, yang akan lebih cepat naik harganya ketimbang yang berbunga mengambang. Carilah obligasi BUMN.
3. Properti
Semua pakar investasi sepakat bahwa properti sebetulnya merupakan ladang yang menjanjikan keuntungan tinggi bagi mereka yang mau menanam uangnya di sana. Boleh dikata harga properti saat ini terjangkau. Tapi harus diingat bahwa instrumen ini tidak bisa diharapkan memberikan keuntungan dalam jangka pendek. Harus sabar kalau mau investasi di properti.
Bila Anda memilih instrumen ini maka sebaiknya pertama, pilihlah rumah yang sudah jadi (ready stock). Setelah itu, kalau ekonomi sudah berjalan, barulah gedung perkantoran. Kalau mau aman, ya pilih properti rumah.
4. Saham
Bila kita mencermati suhu politik yang kian tak menentu (political risk) maka daya tarik untuk membiakkan uang lewat instrumen memang harus perlu dicermati. Ketika Anda memutuskan terjun bermain saham, maka harus dicermati saham-saham mana yang menjadi saham unggulan dan bukan? Disarankan selain saham-saham (blue chip) atawa saham unggulan, saham yang layak dipilih adalah saham barang konsumen (ritel), saham produk ekspor serta saham-saham yang sifatnya turn around story dimana menguntungkan bila perusahaan tersebut direstrukturisasi.
5. Reksadana
Instrumen ini maksudnya uang investor disatukan dengan uang investor lainnya sehingga menciptakan kekuatan membeli yang jauh lebih besar daripada investasi sendiri. Anda tertarik?
Seperti halnya perubahan peta investasi secara menyeluruh, reksadana juga berubah. Kalau tempo hari reksadana yang memiliki porsi portopolio di pendapatan tetap dan valas lebih tinggi hasilnya dan lebih laku, sekarang malah berangsur memiliki pamor.
Itulah sekilas gambaran ladang investasi yang siap Anda semaikan uang kelak. Yakinilah bahwa setiap instrumen ada janji keuntungan sekaligus risiko. Itulah sebabnya di dunia investasi ada kredo yang harus selalu diingat: tarulah telur dibanyak keranjang. Anda setuju bukan?
Dikutip dari Astaga.com.
