Permintaan ORI di Yogyakarta Membludak

YOGYAKARTA, KOMPAS–Keamanan investasi yang dijamin penuh oleh pemerintah dan tingginya bunga yang ditawarkan, membuat permintaan Obligasi Negara Ritel atau ORI seri 002 di Yogyakarta membludak. Beberapa pesanan itu kemungkinan tidak bisa dipenuhi karena keterbatasan kuota yang diberikan.

Di Bank BRI Cabang Yogyakarta misalnya, sebelum penawaran dibuka nilai pesanan ORI bahkan sudah mencapai Rp 1,8 miliar. Penawaran ORI dibuka pada tanggal 8-23 Maret. “Total permintaan selama masa penawaran diperkirakan bisa mencapai puluhan miliar,” kata Pemimpin Cabang Bank BRI Yogyakarta Sapto Priyono, Rabu (14/3).

Menurut Sapto, kemungkinan tidak semua permintaan yang masuk tersebut bisa penuhi karena keterbatasan kuota. Selama masa penawaran, semua permintaan akan diterima pihak bank yang kemudian disetorkan ke Jakarta. “Kantor pusat kami di Jakarta selanjutnya membagi kuota itu secara proposional,” katanya.

Prospek investasi melalui ORI memang menggiurkan karena suku bunga yang ditawarkan mencapai 9,28 persen lebih tinggi dari deposito yang hanya sekitar 6-7 persen. Sapto memprediksi, tren ORI akan membuat sebagian nasabah bank mengalihkan dana depositonya ke bentuk ORI. “Para pemain valas pun kemungkinan juga banyak beralih ke ORI karena risiko valas terlalu tinggi,” katanya.

Laporan Wartawan Kompas Eny Prihtiyani. Sumber Kompas Cyber Media.

Leave a Reply