Perencanaan Keuangan bagi Orang yang â€Singleâ€
Single, bisa dari berbagai kalangan dan usia. Mereka yang belum menikah, bercerai atau ditinggal “pergi†oleh pasangan tercinta. Keputusan untuk sendiri, bisa karena keputusan yang Anda ambil atau karena takdir. Bagaimana pun Anda menjadi sendiri, masalah keuangan tetap harus diprioritaskan. Malah ada beberapa hal yang sangat penting bagi Anda yang hidup sendiri. Jadi, keputusan sendiri karena Anda atau yang lain, kami mengharapkan Anda dapat mengambil keputusan yang bijak berkenaan dengan keuangan Anda. Oleh karena itu kami melihat pentingnya ulasan seputar perencanaan bagi mereka yang masih single.
Anggaran
Dalam kehidupan single, mungkin Anda berpikir bahwa Anda tidak membutuhkan anggaran, karena Andalah satu-satunya yang mempergunakan pendapatan regular bulanan Anda.
Tapi menurut hemat kami, oleh karena itulah sebenarnya Anda harus merencanakan anggaran Anda. Andalah yang bisa disalahkan karena Anda membelanjakan habis penghasilan bulanan. Anggaran adalah urat nadi dari sebuah perencanaan keuangan menyeluruh yang baik. Mengapa?
Karena dengan banyaknya kebutuhan dan keinginan masa depan, membuat anggaran akan memberikan potensi yang lebih baik untuk dapat meningkatkan atau mencapai tujuan yang Anda inginkan di masa depan.
Langkah awal yang kami anjurkan adalah dengan mencatat semua pengeluaran yang Anda lakukan setiap bulan, tidak ada pengecualian. Semua pengeluaran, baik yang kecil mapun besar harus Anda catat. Kami menyadari bahwa hal ini tidaklah mudah dan menyenangkan. Tapi kami sangat yakin, dengan catatan ini akan memberikan banyak masukan dan pelajaran bagi Anda untuk mengelola keuangan lebih bijak lagi di masa datang.
Catatan pengeluaran yang Anda buat bisa Anda lakukan dengan cara yang paling mudah, dengan hanya pinsil dan kertas, atau Anda dapat memanfaatkan berbagai program keuangan yang dapat membantu Anda untuk mengumpulkan berbagai transaksi pengeluaran yang Anda lakukan setiap bulan. Dengan program ini, akan mempermudah dan memperpendek waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu catatan lengkap mengenai anggaran Anda.
Setelah Anda membuat catatan pengeluaran Anda, langkah selanjutnya adalah menganalisa pengeluaran yang Anda lakukan. Apakah sepatu merupakan hal yang membebani anggaran Anda? Atau tiket konser atau hiburan? Atau belanja untuk makan sehari-hari lebih besar dari makan malam setiap akhir minggu? Bila banyak yang Anda rasa kurang baik, jangan salahkan diri Anda. Bersyukurlah sekarang Anda dapat melihat hal-hal yang kurang baik dan di jangka panjang Anda dapat memperbaikinya.
Bila Anda sudah memiliki catatan pengeluaran dan menganalisanya maka buatlah perbaikan dalam melakukan anggaran tersebut untuk jangka waktu 3 bulan ke depan. Mengapa? Karena anggaran bukanlah satu langkah langsung selesai, tapi memerlukan pelaksanaan yang berkelanjutan. Dengan melakukannya selam 3 bulan ke depan, memberikan masukan kepada Anda pengeluaran-pengeluaran yang tidak regular yang harus Anda keluarkan.
Ingatlah untuk mengalokasikan untuk diri Anda sendiri terlebih dahulu “pay yourself firstâ€. Jangan Anda lupa, satu hal terpenting dari pengeluaran yang Anda lakukan adalah membayar untuk diri Anda sendiri atau menabung. Masukkan anggaran untuk investasi dalam catatan pengeluaran yang telah Anda buat.
Investasi
Pada masa di mana usia Anda masih muda, mulailah dengan bijak untuk menabung untuk tujuan masa pensiun Anda. Karena di saat Anda pensiun mungkin Anda tidak bekerja lagi dan Anda tetap membutuhkan biaya untuk dapat hidup. Dari mana dana tersebut? Dari investasi yang Anda lakukan secara regular setiap bulan selama Anda masih produktif.
Andi berusia 25 tahun saat ini dan akan memasuki masa pensiun di usia 55. Lihat perkembangan investasi yang Andi lakukan setiap bulan sejumlah Rp.1 juta dan investasi tunggal Rp.100 juta dengan tingkat suku bunga 8 persen, bila memulainya di usia 25, 35 dan 45 tahun. Dalam kehidupan nyata, pajak berpengaruh dan menurunkan jumlah keuntungan yang bisa Anda peroleh. (lihat tabel 1)
Jelas terlihat dari tabel di atas, harga yang harus dibayar akibat kebiasaan menunda sangat mahal. Bila Andi menunda 10 tahun (usia Andi saat ini 25), dengan nilai investasi Rp.100 juta dan asumsi bunga 6 persen, di usia 55 tahun, Andi hanya memperoleh dana sekitar Rp 320 juta. Bila tidak menundanya Anda bisa memperoleh sekitar Rp 574 juta.
Nah setelah Anda tahu besarnya harga yang harus dibayar karena menunda untuk memulai investasi, maka lakukanlah sekarang. Bila Anda merasa sulit untuk dapat menyisihkan secara regular maka ada langkah taktis yang kami usulkan.
Trik untuk menabung adalah mengetahui bagaimana caranya dan membuatnya menjadi kebiasaan. Banyak orang gagal dalam melakukan dan tetap menabung karena mereka memaksakan diri dengan jalan mengurangi kebutuhan setiap bulan. Mereka memangkas sedikit pengeluaran sini dan disana. Walau sudah melakukan hal itu tetap saja mereka hanya dapat menyisihkan sedikit setiap bulan.
Mungkin ada baiknya bila Anda merubah skenario menabung. Mulailah untuk membayar diri Anda sendiri sebelum Anda membayar untuk orang lain.
Menurut hemat kami, ada jalan di mana Anda dapat membayar untuk diri Anda sendiri, dengan menyisihkan minimal 10 persen dari penghasilan setiap bulan di depan. Jangan setelah Anda menggunakannya selama sebulan atau apa yang tersisa, tapi Anda harus menyisihkannya dimuka.
Dengan minimal 10 persen yang Anda bayarkan untuk diri Anda, maka Anda akan memelihara angsa petelur emas yang akan menjadikan Anda kaya. Dan dengan sisa yang 90 persen Anda gunakan untuk membayar orang lain. (lihat tabel 2)
Dengan 10 persen yang Anda sisihkan, Anda akan memelihara seekor angsa bertelur emas. Tapi dengan satu syarat mutlak yang harus dipegang, jangan pernah mengambil dari dana yang Anda sisihkan sebesar 10 persen setiap bulan untuk masa depan. Dengan 10 persen yang Anda sisihkan setiap bulan akan membuat Anda berkecukupan di masa depan, di saat masa pensiun datang.
Proteksi—Asuransi
Secara singkat asuransi jiwa merupakan penyisihan dana untuk memproteksi atau menjaga kelangsungan kehidupan keluarga yang dicintai. Bila Anda tidak atau belum memiliki tanggung jawab finansial atas orang lain (keluarga), mungkin Anda tidak membutuhkan asuransi jiwa.
Bila Anda masih lanjang dan belum menikah maka mungkin akan lebih baik bila Anda membeli asuransi kesehatan (bila tidak ada benefit dari perusahaan). Atau mungkin Anda dapat membeli asuransi untuk penyakit-penyakit kristis atau biasa disebut asuransi critical illness. Dengan asuransi ini, bila Anda terdiagnosa, maka Anda akan mendapatkan uang sekaligus atau lum sump, yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian Anda.
Bagi mereka yang masih lanjang, membeli asuransi jiwa bisa dilakukan dengan rencana jangka panjang yang dimiliki, misalkan rencana akan menikah. Dengan membeli asuransi saat Anda muda maka kebutuhan untuk preminya pun murah. Yang penting ditanamkan dalam pikiran, asuransi atau proteksi adalah perencanaan yang berkelanjutan. Anda harus merevisinya bila dibutuhkan.
Proteksi yang sebaiknya Anda pertimbangkan adalah asuransi general, seperti asuransi mobil atau rumah. Apalagi asuransi mobil, karena kecelakaan lalu lintas sering kali terjadi walau Anda sudah berhati-hati. Pikirlah jenis asuransi yang paling tepat dan sesuai dengan kebutuhan.
Kredit dan Utang
Salah satu jenis kredit yang sebaiknya diperhatikan dengan bijak adalah penggunaan kartu kredit. Kartu kredit memiliki banyak sekali kemudahan, tapi jangan kemudahan tersebut malah membuat Anda terlilit utang yang berkepanjangan. Di bawah ini kami daftarkan beberapa kemudahan yang ditawarkan kartu kredit:
- Kemudahan dalam bertransaksi di mana pengguna kartu kredit tidak usah membawa uang cash untuk berbelanja.
- Kemudahan dalam melakukan pembayaran yang bisa dilakukan dengan mencicil atau membayar minimun dari tagihan yang dikirim tiap bulan.
- Kemudahan dalam menggunakan dana pihak lain tanpa bunga bila dilakukan pembayaran lunas tiap tagihan datang (grace period).
- Kemungkinan mendapatkan berbagai hadiah atau tawaran dengan harga terdiskon khusus bagi pemegang kartu kredit tertentu.
- Tingkat keamanan yang cukup tinggi.
- Kemudahan kartu kredit lain, seperti dapat digunakan untuk mengambil uang tunai melalui ATM. Beberapa informasi berikut perlu diperhatikan:
- Pada saat mengambil uang tunai melalui ATM, maka secara langsung dikenakan fee pengambilan yang besarannya sekitar 30 sampai 40 ribu (tergantung institusi penerbit).
- Bunga bulanan secara langsung akan berlaku, tidak ada masa tenggang atau grace period pada transaksi melalui ATM.
- Bunga yang dikenakan lebih tinggi dari bunga biasa yang dibebankan dalam tagihan pembelanjaan biasa, paling tidak 4 persen/bulan.
Berikut kami sampaikan beberapa tips seputar penggunaan kartu kredit yang bijak. Kami tidak menganjurkan untuk mengambil uang tunai melalui ATM dengan kartu kredit. Karena selain beban administratif juga bunga yang terlalu tinggi. Akan tetapi kemudahan ini tentu saja dapat digunakan terutama di saat keadaan darurat.
Saran yang kami berikan adalah penggunaan kartu kredit sebatas sebagai alat pembayaran keperluan sehari-hari atau biaya bulanan yang sudah dianggarkan. Sehingga apabila tagihan bulanan datang maka dapat dibayar dengan lunas, karena memang sudah ada pos anggarannya.
Penggunaan lain yang juga kami sarankan adalah kartu kredit untuk keperluan darurat. Dengan memiliki kartu kredit kita memiliki plafon utang yang tersedia langsung untuk kebutuhan darurat. Apabila kita terpaksa menggunakan maka yang harus selalu diingat adalah kewajiban membayar bunganya saat mencicil setiap bulan.
Yang harus pula selalu diingat prinsip utang dengan kartu kredit adalah merupakan utang jangka pendek sehingga pelunasannya sebaiknya diusahakan dapat dilakukan kurang dari 3 bulan (mengingat besarnya bunga yang harus dibayar ). Jadi apabila digunakan untuk keadaan darurat maka yang harus diperhitungkan adalah bagaimana pembayaran cicilannya dapat diselesaikan secepatnya.n
Diambil dari Harian Umum Sore Sinar Harapan Rubrik PERENCANAAN KEUANGAN. Rubrik ini diasuh oleh Tim Indonesia School of Life (ISOL) yakni Andrias Harefa, Roy Sembel, M. Ichsan, Heru Wibawa, dan Parpudi Lubis.
