Perencana Keuangan (Financial Planner)
Seorang perencana keuangan adalah seseorang yang menggunakan proses perencanaan keuangan untuk menolong Anda untuk mendapatkan cara bagaimana mencapai tujuan-tujuan hidup Anda. Perencana keuangan dapat melihat secara “gambaran besar” atas situasi keuangan Anda dan membuat rekomendasi perencanaan keuangan yang cocok untuk Anda. Perencana keuangan dapat melihat seluruh kebutuhan Anda termasuk membuat anggaran dan menabung, perencanaan pajak, investasi, asuransi dan pensiun. Atau, perencana keuangan dapat bekerja untuk Anda atas satu persoalan keuangan tapi tetap dalam konteks situasi keuangan Anda secara menyeluruh. Pendekatan menyeluruh atas tujuan-tujuan keuangan Anda inilah yang membedakan perencana keuangan dengan penasihat keuangan yang lain, dimana mereka mungkin dilatih untuk fokus hanya ke area tertentu dalam kehidupan keuangan Anda.
Seiring dengan pertumbuhan kebutuhan akan perencana keuangan, dibutuhkan suatu standar baku untuk kualitas perencana keuangan. Seorang perencana keuangan perlu menerima pendidikan khusus sehingga memiliki tingkat pengetahuan yang cukup untuk memberikan konsultasi secara objektif kepada kliennya, bukan hanya sekedar menjual produk-produk investasi. Dan standar baku ini perlu diberitahukan kepada masyarakat luas, sehingga masyarakat dapat membedakan antara perencana keuangan yang sebenarnya dan penjual produk keuangan yang mengaku sebagai perencana keuangan.
Di Indonesia, terdapat Financial Planning Association Indonesia (FPAIndonesia) yang memberikan standar baku mengenai perencana keuangan. Lembaga ini, secara indenpenden dan nirlaba, menetapkan kualifikasi minimal yang harus dimiliki oleh seorang perencana keuangan. Orang yang membuka jasa perencanaan keuangan diharapkan memiliki sertifikat profesi perencanaan keuangan, seperti CFP(Certified Financial Planner) atau ChFC (Chartered Financial Consultant). FPAIndonesia sendiri mengeluarkan gelar RFP-Indonesia (Registered Financial Planner - Indonesia) untuk standar lokal.
Univesitas yang menyediakan pendidikan untuk profesi perencana keuangan jumlahnya masih sedikit. Salah satunya adalah Universitas Bina Nusantara. Universitas swasta ini merupakan universitas pertama yang memberikan pendidikan perencana keuangan di Indonesia. Dengan kampusnya yang terletak di pusat kota Jakarta serta tenaga pengajar dengan bergelar profesional CFA, CFP, dan ChFC, UbiNus menyediakan program Diploma Financial Planning yang dirancang untuk memberikan kemampuan dasar yang diperlukan oleh perencana keuangan, yang mencakupi pengetahuan teknis serta aplikasi keuangan, mengenal tanggung jawab profesi perencana keuangan, serta cara menilai produk-produk keuangan yang sedang beredar di masyarakat. Klik disini untuk melihat detil program Diploma Financial Planning.
Sementara untuk mendapatkan gelar ChFC, seorang perencana keuangan harus mengikuti pendidikan di The Singapore College of Insurance (SCI). Untungnya, sekarang SCI sudah mengadakan kerjasama dengan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara untuk menyelenggarakan program Diploma Financial Planning dan program Chartered Financial Consultant di Jakarta. Jadi apabila Anda tertarik untuk meraih gelar ChFC, Anda tidak perlu jauh-jauh ke Singapura lagi. Modul-modul yang diajarkan di disini juga sudah disesuaikan dengan keadaan lokal Indonesia, sehingga lebih mudah untuk dicerna dan diaplikasikan.

October 9th, 2007 at 8:39 pm
mohon informasi untuk sekolah financial planner plus jadwal belajar biaya, dan tempat belajar
October 11th, 2007 at 11:41 pm
Klik disini untuk melihat detil program Diploma Financial Planning.
November 22nd, 2007 at 6:15 pm
saya lulusan teknik yang sangat tertarik dengan dunia investasi finansial dan perencanaan keuangan. Apakah saya bisa mengikuti sekolah financial planner / kursusnya meskipun saya bukan lulusan ekonomi?
Saat ini saya sedang belajar secara otodiddak mengenai perencanaan keuangan melalui buku, dunia internet dan sudah memulai berinvestasi di bidang finansial.
Apakah ke-4 kursus tersebut harus diikuti atau bisa dipilih sesuai minat?
Mohon informasinya.
November 27th, 2007 at 8:24 pm
mohon saya diberi penjelasan mengenai macam-macam program profesi yang dapat saya tempuh untuk menjadi seorang financial planner, dimana saya bisa menempuhnya, dan berapa biaya yang harus saya persiapkan.
saya berencana untuk segera mengikutiprogram tersebut menngingat saya sudah berada pada tahap ahir penyelesaian studi S1 saya.
terima kasih atas segala infirmasi berharga yang akan saya peroleh nanti.
November 28th, 2007 at 9:13 am
Syarat untuk mengikuti pendidikan financial planner adalah harus sudah lulus pendidikan S1. Jurusan apapun yang Anda ambil tidak menjadi masalah.
DFP yan disediakan di binus terdiri dari 4 modul. Modul pertama harus diambil duluan. Modul kedua dan modul ketiga urutannya boleh dibalik. Namun untuk mengambil modul terakhir, Anda harus sudah lulus semua modul dari pertama hingga ketiga.
Untuk informasi lebih detail mengenai harga dan jadwal kuliah, silahkan hubungi universitas yang bersangkutan.
January 17th, 2008 at 2:15 pm
dari penjelasan diatas,saya tidak melihat penjelasan tentang Universitas Airlangga Surabaya yang juga membuka sekolah financial planner.setahu saya disana udah berjalan sekolah financial planner.namun saya belum tahu biayanya. mohon penjelasanb lebih lengkap.saya berada di jawa timur
January 17th, 2008 at 10:46 pm
Pada saat tulisan ini dibuat, baru 2 universitas yang menyelenggarakan pendidikan financial planner. Sekarang mungkin sudah lebih banyak, saya belum mengupdate tulisan ini. Saya dengar kabarnya UGM juga menyenggarakan.
January 21st, 2008 at 2:48 pm
Yth: Pak David,
Dari sekian banyaknya gelar yang ada untuk perencana keuangan, antara lain saya dengan ada gelar RFA dan RFC yang dikeluarkan oleh IARFC, mohon penjelasan Bapak tentang bedanya antara pendidikan yang dilakukan oleh IARFC dengan yang Bapak Kelola.
Salam,
Ijur.
January 21st, 2008 at 5:06 pm
Pak Ijur, sepertinya Anda salah paham. Saya sebagai pengelola KeuanganPribadi.com, sama sekali tidak mengelola gelar.
Secara sederhana saya menjelaskan situs saya sebagai situs yang menjual ebook. Topik yang dibahas dalam ebook adalah cara mengelola keuangan pribadi/keluarga. Membeli ebook saya hampir sama dengan membeli buku pengelolaan keuangan contohnya yang terkenal adalah bukunya Safir Senduk. Bedanya bukunya Safir Senduk berbentuk buku fisik, sementara buku saya bentuknya elektronik, dibaca melalui komputer, disertai worksheet Excel untuk melakukan perhitungan finansial.
Setelah selesai membaca ebook/buku, Anda tidak mendapat gelar. Tetapi saya bisa menjamin, apabila Anda mempraktekkan isi ebook/bukunya, kehidupan finansial Anda akan jauh lebih baik.
February 28th, 2008 at 10:31 pm
Saya mau bertanya saat ini sidah ada berapa banyak kantor perencana keuangan Indonesia khususnya di Jakarta? Dan bisakah saya memninta alamatnya?
Karena saya tertarik dengan profesi ini dari dulu
Dan bisakah seandainya saya ingin magang di sana?
Terima kasih
November 2nd, 2008 at 5:16 pm
pak david apa bedanya gelar ChFc diambil di singapura dengan CFP yang diambil di indonesia. mohon penjelasannya. saya berencana melanjutkan studi saya dan tertarik menjadi financial planner.
kira-kira peluangnya lebih bagus di singapura atau binus jakarta ?
apakah fresh graduate seperti saya bisa mengambil pendidikan ini ?
mengingat kebanyakan yang mengambil gelar ini adalah orang yang berpengalaman di bidang keuaangan.
salam,
.
dewy
terima kasih
November 3rd, 2008 at 2:09 pm
Pak, David, saya butuh banget infonya. Saya bermaksud kursus keuangan keluarga (perencanaan keuangan juga boleh), tapi setelah saya cari infonya melalui internet, saya susah mendapatlan infonya, tidak perlu memperoleh gelar (di FISIP UI memang ada), tapi cukup mahal, dan makan waktu, saya cuma 1-3 hari saja misalnya. Lembaga mana Ya Pak, ditempat bapak menyelengarakannya ? tapi perlu ada sertifikatnya, karena biaya kantor. Kalau ada faxkan ke kami, Y. Kusmanto (Fax No. 5700908 BRI KP DIVISI AKUNTANSI KEUANGAN DAN MANAJEMEN). Thanks. Kalau bisa 2 minggu ini.
November 4th, 2008 at 1:30 am
CFP dan ChFC sama-sama gelar Financial Planner. Hanya berbeda di lembaga yang mengeluarkannya. Menurut UBinus, CFP lebih baik karena lebih banyak yang menggunakan.
Kalau ingin ambil finansial planner, bisa hubungi diantara UBinus atau STAN. Keduanya terletak di Jakarta. Syaratnya harus sudah lulus S1.
January 6th, 2009 at 10:47 am
Dear P’David,
Mohon penjelasan tentang pendidikan finansial planner ini, mengapa ada yang mendapat gelar CFP, ChFC, RFA dan RFC.
jika tidak keberatan boleh saya minta no yang bisa dihubungi untuk financial planner di UBines dan STAN
Terima Kasih
Tami
January 6th, 2009 at 2:47 pm
Ada banyak organisasi yang mengeluarkan sertifikat financial planner. Masing-masing organisasi memberikan nama gelar yang berbeda. Yang paling banyak digunakan adalah CFP. ChFC dikeluarkan oleh organisasi di Singapura. Sementara RFP dikeluarkan oleh FPA Indonesia.
Mengenai nomor contact, silahkan kunjungi situs UBinus atau STAN. Klik link pada artikel diatas.