April 1st, 2008
Pertanyaan:
Saat ini saya berumur 28 tahun, dan belum menikah. Rencananya tahun ini saya akan melangsungkan pernikahan dengan kekasih saya. Saya juga Baru saja pindah kerjaan (belum sampai 3 bulan) dan mempunyai penghasilan Rp. 3,500,00 per bulan plus bonus kurang lebih 500rb per bulannya. Total pendapatan kurang lebih 4 juta rupiah. Saat ini saya kos dengan biaya 950rb rupiah per bulan. Saya juga mempunyai kendaraan sebuah sepeda motor senilai 8jt rupiah (harga motor bekas sejenis di pasaran)
Saat ini saya mempunyai permasalahan yang sangat pelik. Yaitu hutang credit card. Saya mempunyai dua buah credit card. Yang masing-masing jumlah tunggakannya 8 juta dan 5 juta rupiah dengan bunga 3,75% per bulan dan 4% untuk tarik tunai.
Dulu saya telah berhasil melunasi sampai 0 rupiah tunggakan credit card saya tersebut, tapi kemudian bertambah lagi tunggakannya dan saya malah ‘dihadiahi’ satu buah credit card baru lagi dari bank penerbit credit card saya. Hingga saya kewalahan seperti sekarang.
Karena tiap bulan harus bayar minimum saldo credit card, saya selalu kehabisan uang dan akhirnya pinjam orangtua atau tarik tunai dari credit card saya. Saya juga sudah tidak mampu lagi membayar asuransi unit link saya di bank yang besarnya 300rb per bulan. Sudah berbulan-bulan saya tidak menabung di asuransi unit link saya tersebut.
Saya akui saya boros dan sangat mudah mengeluarkan uang atau memakai credit card, Cuma kok rasanya sulit sekali untuk menurunkan gaya hidup saya dan menabung. Mohon pencerahannya apa yang sebaiknya saya lakukan? Adakah cara yang lebih efektif untuk melunasi hutang-hutang saya tersebut.
Baca tulisan ini selengkapnya»
Ditulis dalam Konsultasi | Tidak ada komentar »
March 27th, 2008
Dear pembaca setia Panduan Mengelola Keuangan Pribadi,
Dalam rangka meningkatkan pelayanan, kami memutuskan untuk memberikan satu fasilitas baru yaitu konsultasi keuangan secara online yang kami adakan secara gratis pada situs ini. Bagaimana caranya? Anda dapat mengirimkan email ke david at keuanganpribadi.com, dengan judul “Konsultasi Keuangan”, yang isinya menceritakan mengenai permasalahan keuangan Anda.
Bagi email yang terpilih, kami akan menyiapkan jawaban lengkap untuk pertanyaan Anda, dan menerbitkan artikel mengenai konsultasi pada blog ini, dengan kategori Konsultasi. Dengan keberadaan rubrik konsultasi ini, orang lain yang memiliki permasalahan yang sama, akan dapat turut mempelajari dan memberikan komentar.
Agar rubrik konsultasi dapat berjalan dengan tertib, berikut adalah aturan main untuk konsultasi keuangan:
- Pihak yang memerlukan konsultasi keuangan, mengirimkan email ke david at keuanganpribadi.com dengan judul “Konsultasi Keuangan”, menyetujui untuk menerbitkan hasil konsultasinya pada situs ini. Dalam hal ini, pihak yang memerlukan konsultasi kami sebut dengan klien.
- Untuk menjaga privacy klien, setiap nama pada rubrik Konsultasi adalah nama samaran. Kami tidak akan menyebutkan nama asli, maupun email dari klien kami.
- Pertanyaan dari klien akan dijawab oleh perencana keuangan yang profesional, yang sudah dibekali dengan pendidikan DPF (Diploma Finansial Planning).
- Untuk membantu dalam menjawab pertanyaan klien, kami memerlukan beberapa data tambahan. Sebagai contoh, untuk pertanyaan “Apakah saya terlalu boros dalam mengelola keuangan saya”? Kami memerlukan data jumlah gaji klien, dan juga jumlah pengeluaran bulanannya. Tanpa adanya data keuangan yang mendukung, kami tidak dapat menjawab pertanyaan.
- Bagi yang ingin memberikan komentar dalam rubrik konsultasi, harap menggunakan bahasa yang sopan, tidak flaming, dan bersifat membangun. Semua komentar akan kami moderate sebelum diterbitkan pada rubrik konsultasi.
Demikian aturan main untuk rubrik konsultasi keuangan. Aturan ini akan terus diupdate sesuai dengan perkembangan blog.
Ditulis dalam Konsultasi | 4 komentar »
February 13th, 2008
Dalam buku favorit saya, “One Minute Millionaire”, pengarangnya menjelaskan bahwa setiap pembaca memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam menangkap isi buku. Ada yang lebih suka membaca teori dalam bentuk artikel, dan ada juga yang belajar melalui cerita-cerita (stories). Oleh karena itu, dalam setiap bab bukunya terdapat 2 bagian. Yang pertama adalah cerita (story) mengenai seorang Ibu yang dipaksa mertuanya untuk mencari uang sebesar satu juta USD untuk menembus anaknya. Sementara bagian keduanya adalah artikel mengenai teori-teori keuangan yang berhubungan dengan cerita dalam bab yang bersangkutan.
Saya sependapat dengan pengarang tersebut. Saya percaya ada orang yang lebih cepat menangkap maksud penulis apabila tulisan dituangkan dalam bentuk cerita. Dan ada orang yang lebih cepat mengerti apabila tulisan dituangkan dalam bentuk artikel. Oleh karena itu, ebook saya yang berjudul “Keuangan Pribadi: Resep Rahasia Dibalik Kesuksesan Kaum Kaya”, setiap bab terdiri dari cerita dan artikel.
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda lebih suka membaca cerita? Atau Anda lebih suka membaca artikel? Kali ini saya akan memberi kesempatan kepada Anda untuk menentukan yang mana yang Anda suka. Dibawah ini saya akan menulis mengenai “pasif income” dalam 2 bentuk. Satunya adalah cerita. Satunya lagi adalah artikel. Silahkan Anda membaca keduanya, setelah itu Anda dapat menilai yang mana yang Anda lebih suka.
Baca tulisan ini selengkapnya»
Ditulis dalam Artikel | Tidak ada komentar »
January 21st, 2008
Alkisah Yanto yang baru saja diangkat menjadi Manager. Gajinya meningkat lebih dari dua kali lipat, dari sebelumnya 4 juta menjadi 10 juta rupiah.
Berhubung jabatannya sekarang sudah bergengsi, Yanto merasa bahwa dirinya layak menikmati gaya hidup yang lebih mewah. Sepeda motor yang biasa dikendarainya untuk ke kantor mulai dijual, digantikan dengan mobil Kijang baru yang dibeli secara kredit.
Selain itu, Yanto juga sering lunch bareng dengan manajer-manajer lainnya di cafe ataupun restoran. Sudah bukan di foodcourt karyawan biasa.
Baca tulisan ini selengkapnya»
Ditulis dalam Artikel | Tidak ada komentar »
January 17th, 2008
Saya seringkali mendapatkan email yang isinya kurang lebih seperti ini:
“Pak David, saya ingin sekali berinvestasi seperti yang Anda sebutkan dalam artikel Anda. Tetapi setiap bulan seluruh pendapatan saya habis hanya untuk berbelanja. Bagaimana caranya agar saya dapat menyisakan sebagaian uang saya untuk investasi?”
Sebenarnya ini adalah pertanyaan yang bagus sekali. Pertanyaan ini mewakili bagian inti dari ilmu pengelolaan keuangan pribadi atau keluarga.
Baca tulisan ini selengkapnya»
Ditulis dalam Artikel | 2 komentar »
January 15th, 2008
Jakarta - Inflasi Desember melambung menjadi 1,10 persen berkat adanya kenaikan berbagai komoditas. Di seluruh 45 kota terjadi inflasi.
Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Statistik Distrubusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Ali Rosidi dalam jumpa pers, di Gedung BPS, Jalan Sutomo, Jakarta, Rabu (2/1/2008).
Baca tulisan ini selengkapnya»
Ditulis dalam Berita | Tidak ada komentar »
January 9th, 2008
Dalam artikel sebelumnya mengenai New Year Resolution, saya telah menyebutkan 10 resolusi yang paling popular. Salah satunya adalah berhenti merokok. Dalam kesempatan ini saya akan membahas secara khusus mengenai kebiasaan merokok, dari sisi finansial.
Mungkin para perokok tidak sadar bahwa merokok itu adalah kebiasaan yang harus dibayar mahal. Mengapa? Karena merokok itu dapat menyebabkan kecanduan. Begitu Anda kecanduan rokok, kalau tidak merokok, rasanya beda. Oleh karena itu Anda akan terus-menerus mengkonsumsi rokok. Asumsi saja dalam sehari, perokok mengkomsumsi 1 kotak rokok yang harganya Rp. 8.000,-. Dalam satu bulan, uang yang dikeluarkan untuk membeli rokok adalah 30 dikali Rp. 8.000, yaitu Rp. 240.000,-. Dalam setahun, perokok akan menghabiskan uang sebesar Rp. 2.880.000,- untuk kebiasaannya.
Selain dari sisi uang, perokok juga harus membayar mahal dalam hal kesehatannya. Pemerintah sudah memberikan peringatan, dan peringatan ini sudah dicantumkan di setiap iklan rokok, bahkan dalam rokoknya itu sendiri. “Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin.” Hasil penelitian telah menunjukan bahwa merokok dapat menyebabkan banyak penyakit yang berbahaya. Pada saat perokok jatuh sakit karena kebiasaannya, mereka harus membayar jutaan untuk berobat.
Baca tulisan ini selengkapnya»
Ditulis dalam Artikel | 3 komentar »
December 31st, 2007
Tahun baru sudah dekat, marilah kita menyediakan waktu untuk melakukan review terhadap pengalaman-pengalaman kita tahun ini, baik pengalaman baik maupun pengalaman buruk, sebab kata pepatah “Pengalaman adalah Guru Terbaik”. Saya teringat dahulu salah satu dosen saya pernah menasihati saya, bahwa walaupun nantinya saya sudah lulus dari kuliah, bukan berakhir pendidikan saya telah “berakhir”. Melainkan saya baru memasuki ke jenjang pendidikan baru, yaitu “University of Life”, dimana pengalaman akan menjadi guru saya. Apapun yang terjadi pada kita pada tahun ini, kita harus tetap mengingat bahwa ini adalah bagian dari pendidikan kita. Pengalaman-pengalaman inilah yang akan membangun diri kita.
Dari hasil review terhadap kehidupan kita tahun ini, marilah kita merencanakan tahun mendatang agar menjadi lebih baik daripada tahun ini. Dalam artikel sebelumnya saya telah menuliskan mengenai “New Year’s Resolution”, yaitu daftar keinginan yang harus kita penuhi untuk tahun mendatang. Untuk membaca artikel saya mengenai “New Year’s Rosolution”, silahkan klik link dibawah ini:
http://blog.keuanganpribadi.com/new-years-resolution/
Pada artikel tersebut saya sudah menuliskan 9 New Year’s Resolution yang paling populer, salah satunya adalah “Menyediakan Lebih Banyak Waktu untuk Keluarga/Teman”. Dalam kesempatan ini, saya akan membahas secara detail mengenai keinginan ini, tentunya dari sisi finansial.
Apabila saya memiliki keinginan untuk menyediakan lebih banyak waktu untuk keluarga/teman, artinya dalam kehidupan sekarang saya kekurangan waktu yang dapat saya habiskan bersama keluarga/teman. Mengapa saya bisa kekurangan waktu?
Baca tulisan ini selengkapnya»
Ditulis dalam Artikel | 3 komentar »
December 27th, 2007
Beberapa saran yang diberikan di bawah ini bisa saja terdengar klise bagi sebagian dari Anda, tetapi satu hal yang jelas, alasan yang klise itu seringkali benar adanya dan selalu sahih digunakan sampai kapan pun. Namun demikian, jangan disalahartikan setiap pekerjaan harus selalu dilakukan hanya untuk uang. Banyak juga orang yang bekerja karena ingin mengisi waktu saja, bersosialisasi, atau untuk aktualisasi diri. Dan itu sah-sah saja. Karena itu, tips ini hanya untuk Anda yang memang bekerja karena ingin mendapatkan penghasilan lebih baik.
Baca tulisan ini selengkapnya»
Ditulis dalam Artikel | 2 komentar »
December 24th, 2007
Tahun baru sudah dekat. Kita semua sudah bersiap-siap untuk menyambutnya. Bahkan mungkin Anda sudah memiliki rencana khusus dimana Anda akan merayakan Tahun Baru.
Jangan lupa, dalam setiap tahun baru kita membuat daftar keinginan kita untuk tahun berikutnya. Daftar dari hal-hal yang kita inginkan inilah yang disebut dengan New Year’s Resolution. Berikut adalah 9 New Year’s Resolution yang paling populer:
- Menyediakan waktu lebih banyak untuk keluarga atau teman.
- Mengurangi berat badan.
- Berhenti merokok.
- Lebih menikmati hidup.
- Terbebas dari belitan hutang.
- Liburan ke luar kota.
- Menyimpan uang untuk masa depan.
- Menolong orang lain.
- Mempelajari hal baru.
Baca tulisan ini selengkapnya»
Ditulis dalam Artikel | 5 komentar »