New Year’s Resolution
Tahun baru sudah dekat. Kita semua sudah bersiap-siap untuk menyambutnya. Bahkan mungkin Anda sudah memiliki rencana khusus dimana Anda akan merayakan Tahun Baru.
Jangan lupa, dalam setiap tahun baru kita membuat daftar keinginan kita untuk tahun berikutnya. Daftar dari hal-hal yang kita inginkan inilah yang disebut dengan New Year’s Resolution. Berikut adalah 9 New Year’s Resolution yang paling populer:
- Menyediakan waktu lebih banyak untuk keluarga atau teman.
- Mengurangi berat badan.
- Berhenti merokok.
- Lebih menikmati hidup.
- Terbebas dari belitan hutang.
- Liburan ke luar kota.
- Menyimpan uang untuk masa depan.
- Menolong orang lain.
- Mempelajari hal baru.
Ingatlah bahwa dalam menuntukan keinginan, kita harus SMART. Berikut adalah kepanjangan dari SMART berdasarkan Tung Desem Waringin:
- Spesifik, kita harus bisa membayangkan secara detil keinginan kita. Misalkan Anda ingin liburan ke luar kota, Anda harus sudah bisa membayangkan ke kota mana yang Anda inginkan, dimana Anda akan menginap, tempat-tempat apa sajakah yang akan Anda kunjungi.
- Measureable, keinginan harus dapat diukur. Misalkan Anda ingin menyediakan waktu lebih banyak untuk keluarga atau teman, Anda harus dapat menyebutkan berapa banyak waktunya. Sebagai contoh 2 jam per hari.
- Antusiasable, harus tetap semangat untuk mencapai keinginan. Keinginan jangan terlalu besar sehingga tidak semangat dalam mencapainya, atau jangan terlalu kecil hingga menjadi menganggap sepele. Misalkan pendapatan Anda masih belum cukup untuk membiayai liburan ke luar negeri, jangan menargetkan tujuan liburan ke luar negeri. Biaya liburan akan membebani Anda, hingga Anda akan kehilangan antusias dalam mencapai keinginan.
- Result-Oriented, fokuskan perhatian Anda pada apa yang ingin Anda capai. Proses atau cara untuk mencapainya bisa diatur kemudian.
- Time-Framed, harus ada jangka waktu kapan kita akan mencapai tujuan kita.
Nah, untuk mewujudkan keinginan kita, tentunya kita memerlukan rencana. Sisi keuangan juga tidak akan terlepas dari rencana kita. Misalkan saja Anda ingin berlibur ke luar kota. Pertama-tama Anda harus menentukan lokasi yang ingin Anda tuju. Misalkan saja Anda ingin ke Bali. Kemudian Anda menentukan jenis transportasinya, misalnya naik pesawat. Terus tentukan juga hotel tempat Anda menginap, berapa lama Anda di Bali, serta tempat rekreasi mana saja yang akan Anda kunjungi. Dari detil rencana Anda, Anda dapat menentukan perkiraan biaya untuk liburan Anda, misalnya:
| Pesawat Pulang Pergi : | Rp.1.400.000,- |
| Hotel untuk 3 hari : | Rp.1.500.000,- |
| Biaya Makan 3 hari : | Rp.300.000,- |
| Tiket masuk tempat rekreasi : | Rp.150.000,- |
| Biaya lain-lain : | Rp.500.000,- |
| Total: | Rp.3.850.000,- |
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, keinginan kita harus diberi Time-Framed atau jangka waktu pelaksanaan. Misalkan saja Anda ingin liburan Anda dilakukan pada bulan Juli 2008. Artinya Anda memiliki waktu 7 bulan untuk menyiapkan biayanya. Bagilah total perkiraan biaya dengan 7, Anda akan mendapatkan angka Rp. 550.000,-. Dalam waktu 7 bulan kedepan, Anda harus menabung sebanyak Rp. 550.000,- per bulan untuk membiayai liburan Anda.
Kalau boleh saya menyarankan, sebaiknya Anda mempelajari keuangan pribadi untuk membantu Anda dalam mencapai New Year’s Resolution. Sebab, tanpa dukungan yang kuat dari sisi keuangan, Anda akan kesulitan dalam proses mencapai keuangan Anda. Untuk mendapatkan satu paket panduan mengelola keuangan yang lengkap, silahkan kunjungi:
http://www.keuanganpribadi.com
Sampai disini dahulu artikel saya untuk hari ini. Semoga bermanfaat.

December 26th, 2007 at 3:53 pm
Wah, bener2 harus disiplin ya menjalankannya
December 27th, 2007 at 9:07 am
Thanks Mr. David atas kirimannya tentang perencanaan utk tahun depan dan memang benar bhwpengalaman adalah guru yang terbaik bagi kita. Sekali lagi terimakasih atas kirimannya.
Salam : ngasikun
December 29th, 2007 at 2:55 pm
terima kasih Mr. David, berkat ilmu yang anda berikan, sekarang saya sudah mulai dan merencanakan keuangan saya
January 1st, 2008 at 5:34 pm
Txh. Mr David Ciang..
Jujur saja saat saya membeli buku dari Anda,
saya lagi mengalami kebuntuan dan kebangkrutan
dari usaha yang saya jalankan. dan lebih parah lagi
tahun 2007 saya tutup dengan hutang yang cukup besar.
Tetapi saya percaya bahwa tahun 2008 saya akan bangkit dan
lebih berhasil lagi karena tahun 2007 lalu, saya telah BERHASIL
mengetahui banyak hal yang salah, yang tidak perlu dilakukan untuk
menuju pada hidup yang lebih baik.
Terimkasih untuk email@ dan buku Anda, sangat meberikan semangat dan
inspirasi.
Selamat Tahun Baru 2008.
Success is belong to us.
Best Regards,
Ebert
February 23rd, 2008 at 6:24 pm
hallo David,
Thanks informasinya, Tulisan anda simple, detil, fokus dan sistematis. Kayaknya anda berbakat menulis. Mungkin karena pengalaman David membuat ebook perencaan keuangan dan juga mengelola blog ini yah.
Jika terus dilatih kemampuan menulis akan keluar, tulisan menjadi mengalir dan alami, namun tetap menarik untuk dibaca. Itu yang saya rasakan waktu membaca tulisan/artikel David.
Dari artikel diatas, saya belajar bahwa David belajar juga dari TDW, bagus sekali, jadi kita juga bisa mengutip dari orang yang sudah terkenal.
Bahkan menggunakan bahan yang dibahas untuk dibahas kembali sebagai bahan blog.
Very inspiring!
Kusuma
http://kerjakeras.com