Menkeu: ORI Jadi Andalan
JAKARTA, KOMPAS–Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, ORI akan menjadi salah satu andalan pemerintah dalam memenuhi target penerbitan surat berharga negara (SBN) neto yang ditetapkan sekitar Rp 58 triliun di 2007. Hal itu dilakukan jika rencana penerbitan surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk tidak terealisasi tahun ini.
Sri Mulyani mengungkapkan hal tersebut di Jakarta, Selasa (4/9). ORI menjadi salah satu pertimbangan untuk menutup defisit anggaran karena minat masyarakat yang tinggi.
“Kebutuhan untuk menutup defisit 2007 cukup besar. Oleh karena itu, pada semester II ini kami akan menerbitkan instrumen-instrumen investasi, termasuk SBSN. Namun, kalau undang-undangnya belum juga selesai, kompensasinya adalah instrumen SBN lain, bisa SUN (surat utang negara) reguler maupun ORI. Kalau ada kesulitan secara teknis, kami akan mereposisikan lagi berdasarkan instrumennya,” kata Sri Mulyani.
Saat ini, penerbitan sukuk tergantung pada pengesahan UU SBSN, yang masih dalam pembahasan dengan DPR. Depkeu sudah mengagendakan penerbitan sukuk berdenominasi rupiah pada bulan Desember 2007, jika UU-nya tuntas. Namun, jika gagal, maka penerbitan sukuk pertama akan dilakukan di 2008, baik dalam bentuk rupiah maupun dollar AS.
“Saya masih berharap (Desember bisa menerbitkan sukuk), tetapi nanti kami lihat karena jadwal pembahasannya tergantung Panitia Khusus di DPR. Namun, bersamaan itu, seluruh persiapan telah kami lakukan,” ujarnya. (OIN)
Sumber Kompas.com
