Kredit Kepemilikan Mobil

Semakin lama jalan-jalan di Jakarta semakin terasa sempit walau pelebaran jalan selalu dilakukan. Bertambahnya jumlah kendaraan pribadi yang lalu lalang di jalan-jalan Jakarta mengakibatkan kemacetan di berbagai ruas jalan utama maupun alternatif. Masyarakat lebih memilih untuk memiliki kendaraan pribadi walau dengan cara menyicil dari pada harus memakai kendaraan umum.

Salah satu penyebab utamanya adalah pelayanan transportasi umum di Jakarta khususnya, yang masih sangat buruk. Akibatnya, apabila masyarakat merasa sudah sanggup untuk membeli kendaraan pribadi, mereka akan membelinya walau bukan mobil keluaran baru dan dengan cara kredit sekalipun. Bila dilihat dari data statistik dari Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor), pada semester I tahun ini terjadi kenaikan permintaan akan mobil sebesar 17 persen.

Pertimbangan Membeli Mobil

Paling tidak dua cara yang dapat dipilih untuk memiliki mobil, yaitu dengan cara membeli tunai atau dengan cara kredit . Bila Anda memutuskan untuk membeli mobil dengan tunai maka yang menjadi bahan pertimbangan adalah selain dana yang harus dikeluarkan di depan besar, juga akan munculnya biaya lain yang harus juga diperhitungkan seperti : kebutuhan biaya operasional serta perawatan selama memiliki kendaraan tersebut, serta asuransi yang mungkin ingin dimiliki.

Apabila Anda mengikuti artikel kami beberapa minggu yang lalu, keputusan membeli mobil adalah sama dengan membeli aset personal atau aset non produktif, mobil merupakan aset non produktif yang secara langsung akan menambah pengeluaran, baik masa kini maupun mendatang.

Di sisi lain apabila Anda memutuskan untuk membeli dengan cara kredit maka menurut hemat kami ada beberapa hal yang harus diketahui sebelum keputusan itu Anda ambil dengan menanda tangani perjanjian kredit dengan lembaga pembiayaan atau institusi perbankan.

1. Kenali yang Menyediakan Kredit

Secara umum ada dua jenis perusahaan atau lembaga yang menyediakan sarana kredit untuk masyarakat khususnya untuk kepemilikan mobil. Lembaga yang pertama adalah institusi perbankan.

Sedangkan yang kedua adalah lembaga pembiayaan. Lembaga pembiayaan biasanya terkait dengan perusahaan yang bergerak di industri otomotif, baik sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) atau dealer. Di zaman krisis seperti sekarang ini, sektor perbankan akan sangat berhati-hati mengucurkan dana untuk kredit kepemilikan mobil bagi individu. Walaupun beberapa waktu belakangan ini beberapa bank mulai menawarkan kredit kepemilikan mobil bagi masyarakat individu.

2. Pilih Mobil Sesuai Kebutuhan

Memilih jenis mobil yang Anda dan keluarga butuhkan bukan hanya inginkan merupakan hal selanjutnya yang harus dipikirkan dan disetujui bersama. Setiap individu dalam keluarga memiliki preferensi mengenai jenis mobil yang berbeda-beda. Sebaiknya hal ini didiskusikan dengan anggota keluarga lain. Sehingga keputusan membeli jenis tertentu mobil nanti, telah menjadi keputusan bersama dan menyenangkan untuk semua anggota keluarga.

3. Survey Harga

Setelah Anda memutuskan jenis mobil yang diinginkan, maka langkah berikutnya adalah mencari tahu berapa harga terbaik yang ditawarkan, yang mungkin didapatkan dengan menanyakan ke beberapa dealer yang mengeluarkan jenis mobil yang Anda inginkan. Hal ini memakan waktu cukup banyak karena Anda harus menanyakan langsung ke beberapa dealer harga dari mobil tersebut.

4. Siapkan DP dan Cicilan Sesuai Kekuatan

Satu hal yang harus Anda persiapkan bila Anda memutuskan untuk membeli mobil dengan kredit adalah uang muka atau down payment. Yang secara umum berkisar antara 20-30 persen dari harga mobil. Contoh saja, bila harga mobil yang Anda inginkan 200 juta maka paling tidak Anda harus menyiapkan dana sekitar 40-60 juta sebagai uang muka. Belum ditambah dengan biaya administrasi dan biaya-biaya lain.

Setelah dana untuk uang muka sudah tersedia maka hal selanjutnya adalah menentukan kekuatan Anda secara keuangan untuk membayar cicilan bulanannya. Beban cicilan utang ini harus diatur sedemikian rupa, sehingga tidak akan mengganggu kestabilan arus keuangan Anda.

Besarnya kesanggupan Anda untuk mencicil tiap bulan dapat dihitung berdasarkan debt ratio Anda (lihat di artikel sebelumnya). Saran kami, debt ratio Anda jangan melampaui 30 persen. Jadi dari pendapatan bersih perbulan maksimum 30 persen-nya dapat Anda sisihkan untuk digunakan sebagai cicilan kredit mobil tersebut.

Besarnya cicilan akan sangat bergantung dengan jangka waktu kredit yang Anda inginkan. Secara umum jangka waktu kredit kepemilikan mobil adalah dari 1 sampai 3 tahun. Ada juga lembaga keuangan yang menawarkan sampai 5 tahun. Sesuaikan kemampuan Anda mencicil tiap bulan dengan jangka waktu kredit, jangan sampai akibat kredit yang dipaksakan, arus keuangan keluarga bulanan menjadi tersendat-sendat.

5. Memilih Suku Bunga

Ada beberapa hal yang harus dipelajari mengenai suku bunga kredit yang ada di pasaran, baik di sektor perbankan maupun lembaga pembiayaan. Secara teknis ada 2 jenis suku bunga kredit (1). Suku bunga tetap (flat rate) dan (2). Suku bunga mengambang (floating rate).

Suku bunga tetap (flat rate) dapat diartikan di mana bunga yang digunakan akan selalu tetap selama jangka waktu kredit. Lembaga pembiayaan biasanya menggunakan suku bunga jenis ini. Sedangkan suku bunga mengambang (floating rate) berarti selama jangka waktu kredit bisa terjadi perubahan suku bunga. Suku bunga tersebut mengikuti perubahan suku bunga yang dikeluarkan oleh BI. Sektor perbankan biasanya menawarkan jenis suku bunga ini karena terkait langsung atau tidak langsung dengan BI.

Bila ditinjau dengan cara lain maka jenis suku bunga di atas dapat dibedakan dalam 2 jenis. Hal ini dapat dilihat dengan mengamati jumlah pembayaran cicilan perbulannya. Cicilan yang besarnya sama sampai selesai masa jangka waktu kredit disebut suku bunga flat. Sedangkan cicilan perbulan yang menurun selama jangka waktu kredit disebut suku bunga efektif. Biasanya suku bunga efektif lebih tinggi. Untuk mencermati hal ini maka Anda harus menghitungnya.

Mencari perusahaan atau institusi yang memberikan jumlah kredit sesuai dengan yang Anda inginkan, dan jenis bunganya akan memerlukan cukup banyak waktu. Untuk hal ini Anda harus mencari informasi ke beberapa lembaga yang memberikan kredit kepemilikan mobil, baik dari sektor perbankan maupun lembaga pembiayaan. Tetapi dengan melakukan hal ini Anda akan merasakan keuntungan di masa datang.

Mengapa Anda harus melakukan hal ini? Alasan pertama adalah karena bila Anda memutuskan untuk membeli mobil dengan kredit maka Anda terikat utang untuk jangka panjang. Yang kedua adalah karena tidak ada institusi yang mau melakukan refinacing utang kepemilikan mobil, bila terjadi penurunan suku bunga.

Proses persetujuan kredit dengan menggunakan lembaga pembiayaan biasanya bisa lebih cepat dibandingkan sektor perbankan, apalagi bila lembaga pembiayaan memiliki huungan dengan ATPM atau dealer mobil tertentu.

Kredit Mobil secara “On Line”

Beberapa perusahaan pembiayaan seperti PT. Oto Multiarta dan PT. Dipo Star Finance menawarkan kemudahan mengajukan permohonan kredit mobil melalui dunia maya atau internet. Pengisian permohonan pengajuan kredit hanya tinggal diklik saja dari nama, alamat, dan nomor telepon.

Pemohon harus memenuhi persyaratan dasar dengan melampirkan antara lain, KTP, rekening tabungan atau rekening koran, dan slip gaji jika karyawan atau SIUP dan NPWP kalau wiraswasta. Semua berkas dokumen dapat dikirim melalui e-mail, faksimile, pos atau malah bisa diambil oleh perusahaan pembiayaan bersangkutan.

Hanya saja, proses aplikasi selanjutnya hingga persetujuan kredit masih harus melalui kantor perusahaan pembiayaan bersangkutan. Dengan demikian pengajuan kedit mobil melalui cara klik dari luar Jakarta, yang tidak memiliki cabang perusahaan pembiayaan bersangkutan, tidak bisa ditindak lanjuti.

Selain itu pembayaran masih belum online. Dari semua perusahaan pembiayaan belum ada yang menyediakan layanan untuk pembayaran online. Kendala utama yang mengakibatkan hal ini adalah tingkat kepercayaan masyarakat yang masih rendah. Hal ini juga berkaitan dengan tingkat keamanan pembayaran melalui dunia maya atau internet.

Tips Praktis

Langkah-langkah praktis di atas dapat digunakan sebagai pilihan bila Anda ingin membeli mobil dengan kredit.

Pertama dengan menentukan jenis mobil yang diinginkan beserta harganya. Siapkan uang muka yang dibutuhkan. Langkah selanjutnya adalah dengan menentukan jangka waktu kredit karena terkait langsung dengan besarnya cicilan bulanan yang disanggupi dalam jangka panjang.

Kemudian, cari tahu institusi yang memberikan jumlah kredit yang Anda inginkan dengan suku bunga terendah. Dua pilihan suku bunga adalah suku bunga tetap dan suku bunga mengambang. Setelah semua terpenuhi maka Anda dapat menanda tangani kontrak kredit dengan institusi yang mengeluarkan. Semoga bermanfaat.

Persyaratan umum
l Warga Negara Indonesia
l Berstatus karyawan, pengusaha, atau profesi
l Berusia maksimal 55 tahun saat kredit berakhir
l Telah bekerja/berusaha minimal dua tahun
l Penghitungan angsuran dari gaji kotor
l Kendaraan untuk dipakai sendiri

Diambil dari Harian Umum Sore Sinar Harapan Rubrik PERENCANAAN KEUANGAN. Rubrik ini diasuh oleh Tim Indonesia School of Life (ISOL) yakni Andrias Harefa, Roy Sembel, M. Ichsan, Heru Wibawa, dan Parpudi Lubis.

Leave a Reply