<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Paduan Mengelola Keuangan Pribadi</title>
	<link>http://blog.keuanganpribadi.com</link>
	<description>Resep Rahasia Dibalik Kesuksesan Kaum Kaya</description>
	<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 15:04:16 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Cara Bijak Kelola THR</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/cara-bijak-kelola-thr/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/cara-bijak-kelola-thr/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 15:04:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.keuanganpribadi.com/cara-bijak-kelola-thr/</guid>
		<description><![CDATA[Hari Raya sudah dekat. Biasanya perusahaan-perusahaan membagikan THR kepada karyawannya.
Bagi Anda yang akan menerima THR, jangan lupa, bahwa THR perlu dikelola secara bijak. Bila tidak, maka uang THR akan menguap dengan mudahnya.
Bagaimana cara mengelola THR? Terlebih dahulu Anda membuat daftar kewajiban yang akan Anda bayar. Urutkanlah berdasarkan prioritas atau yang terpenting bagi Anda. Berikut adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Raya sudah dekat. Biasanya perusahaan-perusahaan membagikan THR kepada karyawannya.</p>
<p>Bagi Anda yang akan menerima THR, jangan lupa, bahwa THR perlu dikelola secara bijak. Bila tidak, maka uang THR akan menguap dengan mudahnya.</p>
<p>Bagaimana cara mengelola THR? Terlebih dahulu Anda membuat daftar kewajiban yang akan Anda bayar. Urutkanlah berdasarkan prioritas atau yang terpenting bagi Anda. Berikut adalah beberapa pos pengeluaran yang biasanya berkaitan dengan THR:</p>
<ol>
<li>Sisihkan dulu kebutuhan membayar zakat, sedekah atau berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan.</li>
<li>Jangan lupa bahwa dalam pengelolaan keuangan, selalu sisihkan 10% dari pendapatan untuk ditabung.</li>
<li>Bila Anda hendak mudik, siapkan anggaran untuk membayar ongkos transportasi Anda. Perkirakan ongkos mudik di hari raya lebih mahal daripada hari biasa.
</li>
<li>Siapkan pula uang saku yang dapat Anda gunakan untuk berbelanja di hari raya nanti.
</li>
<li>Sediakan sejumlah uang untuk membeli oleh-oleh untuk keluarga.
</li>
<li>Bila Anda memiliki hutang, Anda dapat menggunakan THR untuk  membayar hutang Anda.
</li>
</ol>
<p>Buatlah rencana yang matang mengenai pos-pos pengeluaran yang akan Anda biayai menggunakan THR. Kemudian gunakanlah THR Anda sesuai dengan rencana. Maka Anda akan mendapatkan manfaat yang optimal dari THR Anda.</p>
<p>Dalam kesempatan ini, saya ingin mengucapkan Selamat Idul Fitri 1429H bagi yang merayakan. Dalam mengelola KeuanganPribadi.com, tentunya saya sendiri juga tidak terlepas dari kesalahan-kesalahan. Saya mohon  maaf bila selama ini ada tulisan ataupun perbuatan saya yang kurang  berkenan di hati Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/cara-bijak-kelola-thr/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Penawaran Perdana ORI-005</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/penawaran-perdana-ori-005/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/penawaran-perdana-ori-005/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 16:00:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.keuanganpribadi.com/penawaran-perdana-ori-005/</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini banyak yang mengirimkan email kepada saya untuk menanyakan mengenai produk investasi apa yang paling menguntungkan. Sayangnya situasi dunia finansial pada saat ini kurang mendukung produk investasi, disebabkan karena melemahnya ekonomi Amerika Serikat dan meningkatnya harga minyak. 
Saya pun kehabisan jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini. Produk reksa dana saham sedang anjlok. Produk investasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini banyak yang mengirimkan email kepada saya untuk menanyakan mengenai produk investasi apa yang paling menguntungkan. Sayangnya situasi dunia finansial pada saat ini kurang mendukung produk investasi, disebabkan karena melemahnya ekonomi Amerika Serikat dan meningkatnya harga minyak. </p>
<p>Saya pun kehabisan jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini. Produk reksa dana saham sedang anjlok. Produk investasi emas harganya sudah terlalu tinggi. Sementara produk deposito yang aman, tingkat suku bunganya tidak begitu menarik.</p>
<p>Ditengah-tengah terpuruknya dunia investasi ini, ternyata pemerintahkita meluncurkan salah satu produk investasi andalannya, ORI, yang saat ini adalah penawaran kelima. ORI singkatan dari Obligasi Ritel Indonesia, merupakan surat hutang yang dijual secara retil kepada investor kecil. Uang yang didapat dari ORI, akan digunakan oleh negara untuk mendanai pembangunan. Bagi Anda yang berjiwa patriot, membeli ORI berarti berinvestasi sambil membangun negeri.</p>
<p>ORI akan menjadi jawaban yang tepat untuk investasi yang terhandal pada saat ini, karena ORI adalah investasi yang aman (100% dijamin lewat Undang-Undang) dan memberikan tingkat suku bunga yang tetap. Bila Anda berinvestasi di ORI, Anda akan mendapatkan tingkat suku bunga sebesar 11,45%. Jumlah yang luar biasa, mengingat deposito saat ini hanya memberikan bunga sekitar 6%.</p>
<p> <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/penawaran-perdana-ori-005/#more-416" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/penawaran-perdana-ori-005/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Inflasi</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/mengenal-inflasi/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/mengenal-inflasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2008 10:33:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.keuanganpribadi.com/mengenal-inflasi/</guid>
		<description><![CDATA[Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa inflasi pada bulan Juni adalah sebesar 2,46 persen. Sementara nilai inflasi year on year adalah 11,03 persen.
1. Mengenal istilah inflasi.
Secara sederhana, inflasi berarti Anda harus membayar lebih mahal untuk barang yang hendak Anda beli. Misalkan inflasi bahan bakar premium adalah 33,33 persen, maka harga yang harus Anda bayar untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa inflasi pada bulan Juni adalah sebesar 2,46 persen. Sementara nilai inflasi year on year adalah 11,03 persen.</p>
<p><strong>1. Mengenal istilah inflasi.</strong></p>
<p>Secara sederhana, inflasi berarti Anda harus membayar lebih mahal untuk barang yang hendak Anda beli. Misalkan inflasi bahan bakar premium adalah 33,33 persen, maka harga yang harus Anda bayar untuk setiap liter premium meningkat, dari harga lama Rp. 4.500,- menjadi Rp. 6.000,-.</p>
<p>Dalam ilmu ekonomi, inflasi memang selalu terjadi. Kenaikan harga barang lebih baik daripada penurunan harga barang, karena akan memicu produsen untuk menghasilkan lebih banyak barang. Yang harus  dikendalikan adalah berapa besar nilai inflasinya, agar jangan sampai mengganggu daya beli masyarakat.</p>
<p> <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/mengenal-inflasi/#more-415" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/mengenal-inflasi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kondisi Keuangan Yang Proporsional</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/kondisi-keuangan-yang-proporsional/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/kondisi-keuangan-yang-proporsional/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 10:26:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.keuanganpribadi.com/kondisi-keuangan-yang-proporsional/</guid>
		<description><![CDATA[Konsultasi dari client wanita
Selamat pagi,
Saya ingin sekali mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi tentang keuangan saya.
Berikut cerita tentang keuangan saya :
Tujuan saya untuk mengelola keuangan adalah karena saya berencana untuk menikah dalam waktu dekat ini, 1-2 tahun. Kehidupan menikah tidaklah mudah. pastinya segala sesuatu yang tadinya saya tidak pernah bayar, sekarang harus saya bayar. seperti listrik, air, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Konsultasi dari client wanita</strong></p>
<p>Selamat pagi,</p>
<p>Saya ingin sekali mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi tentang keuangan saya.</p>
<p>Berikut cerita tentang keuangan saya :</p>
<p>Tujuan saya untuk mengelola keuangan adalah karena saya berencana untuk menikah dalam waktu dekat ini, 1-2 tahun. Kehidupan menikah tidaklah mudah. pastinya segala sesuatu yang tadinya saya tidak pernah bayar, sekarang harus saya bayar. seperti listrik, air, bahan makanan, dll.</p>
<p>Selama perjalanan pacaran, kami sudah mencoba menghitung pengeluaran. Berikut kami coba untuk merincinya (per bulan) :<br />
penghasilan berdua : Rp. 10.100.000<br />
angsuran KPR        : Rp.   2.800.000<br />
Keperluan hidup      : Rp.  5.000.000</p>
<p>Harta yang kami punya sekarang emas 100 gr, rumah, motor.<br />
Kartu kredit kami sebanyak 4 kartu (masing-masing 2 kartu) tidak ada tunggakan. Selalu kami bayar lunas.<br />
Kami juga ada cicilan asuransi sebesar 800.000 / bulan<br />
Kami punya reksadana saham sebesar 6 juta<br />
Kami punya ORI 004 sebesar 20 juta.</p>
<p>Yang menjadi pertanyaan kami :<br />
1. Kehidupan kami sekarang (belum menikah), kadang masih mendapat asupan dari orang tua. apakah kami akan cukup memiliki cadangan dana?<br />
2. Seberapa besar % untuk tabungan, pengeluaran, investasi, dan cadangan dana ?<br />
3. Apakah keadaan keuangan kami baik ?</p>
<p> <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/kondisi-keuangan-yang-proporsional/#more-413" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/kondisi-keuangan-yang-proporsional/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menghemat BBM Dengan Menggunakan Internet</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/menghemat-bbm-dengan-menggunakan-internet/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/menghemat-bbm-dengan-menggunakan-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2008 14:52:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.keuanganpribadi.com/menghemat-bbm-dengan-menggunakan-internet/</guid>
		<description><![CDATA[Harga BBM naik terus. Biaya hidup kita semakin berat karena meningkatnya biaya transportasi. Namun, ternyata ada cara untuk menyiasati hal ini. Berdasarkan berita yang ditulis di Detik.Com, &#8220;Dengan Internet, Hemat BBM Rp. 6,6 Juta Per Tahun&#8221;, ternyata warga Selandia Baru dapat mengakali peningkatan biaya transportasi ini dengan cara penggunaan Internet.
Bagaimana prakteknya? Praktek nyatanya adalah dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Harga BBM naik terus. Biaya hidup kita semakin berat karena meningkatnya biaya transportasi. Namun, ternyata ada cara untuk menyiasati hal ini. Berdasarkan berita yang ditulis di Detik.Com, &#8220;Dengan Internet, Hemat BBM Rp. 6,6 Juta Per Tahun&#8221;, ternyata warga Selandia Baru dapat mengakali peningkatan biaya transportasi ini dengan cara penggunaan Internet.</p>
<p>Bagaimana prakteknya? Praktek nyatanya adalah dengan cara mengganti kegiatan Anda yang biasanya mengharuskan Anda untuk berpergian secara fisik, menjadi kegiatan online dengan menggunakan internet.</p>
<p> <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/menghemat-bbm-dengan-menggunakan-internet/#more-412" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/menghemat-bbm-dengan-menggunakan-internet/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gangguan Pengiriman Email ke Yahoo</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/gangguan-pengiriman-email-ke-yahoo/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/gangguan-pengiriman-email-ke-yahoo/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2008 18:31:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.keuanganpribadi.com/gangguan-pengiriman-email-ke-yahoo/</guid>
		<description><![CDATA[Dear Pembaca setia KeuanganPribadi.com,
Topik pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga memang menarik, terutama karena manfaatnya yang sangat terasa dalam kehidupan sehari-hari. Terbukti dengan pesatnya pendaftaran anggota baru untuk newsletter kami. Tanpa terasa anggota newsletter kami sudah mencapai lebih dari 11.000 email.
Sayangnya besarnya jumlah anggota newsletter ini malah membawa insiden untuk server kami. Beberapa minggu belakangan ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Pembaca setia KeuanganPribadi.com,</p>
<p>Topik pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga memang menarik, terutama karena manfaatnya yang sangat terasa dalam kehidupan sehari-hari. Terbukti dengan pesatnya pendaftaran anggota baru untuk newsletter kami. Tanpa terasa anggota newsletter kami sudah mencapai lebih dari 11.000 email.</p>
<p>Sayangnya besarnya jumlah anggota newsletter ini malah membawa insiden untuk server kami. Beberapa minggu belakangan ini kami sering mendapatkan pesan error dari Yahoo yang berbunyi: &#8220;<em>421 Message temporarily deferred - 4.16.51</em>&#8220;. Sepertinya karena server kami terlalu banyak mengirimkan email ke Yahoo sehingga IP kami masuk ke <em>blacklist</em>. Dan yang lebih parahnya lagi, ternyata sebagian email yang kami kirimkan tidak masuk ke inbox email yahoo yang dituju.</p>
<p>Kami mohon maaf sebesar-besarnya bagi pelanggan kami, banyak fasilitas kami yang terganggu karena masalah ini, seperti email pemberitahuan aktivasi keanggotaan, pengiriman email artikel keuangan ke newsletter, email informasi lupa password, email jawaban konsultasi keuangan, dan lain-lain. Situs kami sangat banyak menggunakan email sehingga masalah ini sangat mengganggu aktifitas harian kami.</p>
<p>Untuk menyelesaikan masalah ini, maka dengan terpaksa dalam 2 minggu kedepan kami tidak menerbitkan artikel keuangan baru, karena resource kami digunakan untuk hal-hal teknis seperti:</p>
<ul>
<li>Mengajukan permohonan <em>whitelist</em> untuk pengiriman email ke Yahoo.</li>
<li>Memodifikasi script situs agar sesuai dengan TOS Yahoo.</li>
<li>Mengirimkan email verifikasi ulang ke anggota newsletter yang sudah terdaftar.</li>
<li>Mengalihkan traffic email ke Gmail. Apabila Anda tertarik untuk beralih ke Gmail, kami sudah menyediakan <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/membuat-email-baru-di-gmail/">panduan untuk membuka email baru di Gmail</a>.</li>
</ul>
<p>Sekian pemberitahuan dari kami. Semoga masalah ini cepat teratasi dan kami dapat kembali memberikan pelayanan konsultasi keuangan sesegera mungkin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/gangguan-pengiriman-email-ke-yahoo/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Email Baru Di Gmail</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/membuat-email-baru-di-gmail/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/membuat-email-baru-di-gmail/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2008 15:21:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.keuanganpribadi.com/membuat-email-baru-di-gmail/</guid>
		<description><![CDATA[Gmail adalah layanan email gratis dari Google. Layanan ini dilengkapi dengan fasilitas yang canggih dan kapasitas penyimpanan yang berlimpah. Bayangkan, setiap akun email diberi kapasitas penyimpanan sebesar 6GB lebih. Dengan kapasitas penyimpanan sebesar ini, Anda tidak perlu menghapus email lama Anda. Bahkan Anda dapat menyimpan mp3 disini.
Cara membuka akun baru di Gmail sangatlah mudah. Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gmail adalah layanan email gratis dari Google. Layanan ini dilengkapi dengan fasilitas yang canggih dan kapasitas penyimpanan yang berlimpah. Bayangkan, setiap akun email diberi kapasitas penyimpanan sebesar 6GB lebih. Dengan kapasitas penyimpanan sebesar ini, Anda tidak perlu menghapus email lama Anda. Bahkan Anda dapat menyimpan mp3 disini.</p>
<p>Cara membuka akun baru di Gmail sangatlah mudah. Anda cukup meluangkan waktu Anda 5 menit dengan mengikuti panduan dibawah ini.</p>
<p>Langkah pertama, ketikan http://gmail.com pada address browser Anda atau <a href="http://gmail.com" target="_blank">klik disini</a>. Lihat bagian sebelah kanan. Klik tulisan &#8220;Sign up for Gmail&#8221; untuk membuat email baru.</p>
<p> <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/membuat-email-baru-di-gmail/#more-406" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/membuat-email-baru-di-gmail/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengalihkan Resiko Ke Asuransi</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/mengalihkan-resiko-ke-asuransi/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/mengalihkan-resiko-ke-asuransi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2008 19:50:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.keuanganpribadi.com/mengalihkan-resiko-ke-asuransi/</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan:
Terima kasih sekali untuk konsultasi gratisnya, ini merupakan layanan yang saya rasa sangat membantu masyarakat. Saya harap konfidensialitas nama saya dapat dijaga.
Saya juga pasangan yang baru menikah (1 tahun). Saya dan istri saya kurang memiliki ketrampilan untuk mengelola uang. Kami berdua bekerja di bidang sosial &#038; sering kali menghabiskan sejumlah uang untuk membantu orang.
Namun, kami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pertanyaan</strong>:</p>
<p>Terima kasih sekali untuk konsultasi gratisnya, ini merupakan layanan yang saya rasa sangat membantu masyarakat. Saya harap konfidensialitas nama saya dapat dijaga.</p>
<p>Saya juga pasangan yang baru menikah (1 tahun). Saya dan istri saya kurang memiliki ketrampilan untuk mengelola uang. Kami berdua bekerja di bidang sosial &#038; sering kali menghabiskan sejumlah uang untuk membantu orang.</p>
<p>Namun, kami ingin memiliki rumah. Problemnya adalah saya mengidap penyakit yang cukup kronis dan mungkin sulit bagi saya untuk memprediksikan apa yang akan terjadi setelah 5 tahun dari sekarang dan ini sangat mempengaruhi sekali ke keputusan saya untuk mengambil KPR untuk membeli rumah &#038; untuk memiliki anak. Saya ingin sebelum terjadi apa apa dengan saya, saya harus setidak tidaknya membeli rumah untuk istri saya.</p>
<p>Berikut data data keuangan saya:</p>
<ul>
<li>Gaji saya: Rp. 7,500,000</li>
<li>Gaji Istri saya: Rp. 3,500,000</li>
<li>Cicilan Mobil (berakhir november 2009): Rp. 5,164,000</li>
<li>Makan &#038; kebutuhan sehari hari: Rp. 2,000,000</li>
<li>Bensin: Rp. 600,000</li>
<li>Mobile phone: Rp. 1,000,000</li>
<li>Biaya kesehatan per 3 bulan: Rp. 8,000,000</li>
</ul>
<p>Saya juga seorang consultant, yang berarti saya punya pemasukan tidak tetap yang berkisar antara $2,000 – 5,000/project. Tapi ini sangat tidak tetap, bisa 1 project dalam 3 – 4 bulan. Problemnya adalah saya memiliki penyakit ini dan sangat sulit untuk memutuskan untuk mengambil KPR, karena saya tidak mau bila sesuatu terjadi pada saya, istri saya yang harus menanggungnya. Saya pikir saya ingin mengambil rumah yang berkisar 400 – 500 Juta, karena saya ingin meninggalkan istri saya dengan sesuatu dimana dia bisa nyaman &#038; anak saya bisa nyaman juga, walaupun saya tahu kenyamanan itu masih bisa terwujud dengan rumah dengan lower budget. Namun kalau saya punya options untuk mengambil rumah yang sesuai dengan keinginan istri saya, saya akan senang untuk mengambil option yang itu.</p>
<p> <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/mengalihkan-resiko-ke-asuransi/#more-405" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/mengalihkan-resiko-ke-asuransi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pengelolaan Keuangan Untuk Pasangan yang Baru Menikah</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/pengelolaan-keuangan-untuk-pasangan-yang-baru-menikah/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/pengelolaan-keuangan-untuk-pasangan-yang-baru-menikah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 18:44:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.keuanganpribadi.com/pengelolaan-keuangan-untuk-pasangan-yang-baru-menikah/</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan:
Terima kasih atas kebaikan anda membuka konsultasi gratis mengenai kondisi keuangan.  Saya mempunyai masalah mengenai keuangan keluarga yang harus segera mendapatkan solusinya.  Saya berikan data mengenai pemasukan dan pengeluaran rutin kami sebagai berikut :

Gaji saya dan istri 1 bulan Rp. 2.200.000,-
Pengeluran rutin :

Bayar hutang kartu credit @ Rp. 450.000,-
Bayar hutang koperasi @ Rp. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Terima kasih atas kebaikan anda membuka konsultasi gratis mengenai kondisi keuangan.  Saya mempunyai masalah mengenai keuangan keluarga yang harus segera mendapatkan solusinya.  Saya berikan data mengenai pemasukan dan pengeluaran rutin kami sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Gaji saya dan istri 1 bulan Rp. 2.200.000,-</li>
<li>Pengeluran rutin :</li>
<ol>
<li>Bayar hutang kartu credit @ Rp. 450.000,-</li>
<li>Bayar hutang koperasi @ Rp. 500.000,-</li>
<li>Bayar Listrik +/- Rp. 90.000,-</li>
<li>Bayar Telepon +/- Rp. 60.000,-</li>
<li>Beli pulsa berdua Rp. 150.000,-</li>
<li>Bensin Motor 1 bulan Rp. 100.000,-</li>
<li>Iuran RT/RW Rp. 20.000,-</li>
<li>Arisan Lingkungan komplex Rp. 50.000,-</li>
<li>Asuransi investasi great link Bank NISP Rp. 200.000,-</li>
<li>Biaya terapi kesehatan 8x sebulan Rp. 160.000,- </li>
</ol>
</ol>
<p>Ditotal Rp. 1.780.000,- sisa dari itu untuk makan sehari-hari.  Nah dari data diatas bagaimana saya harus menyisihkan untuk menabung dan dana cadangan kebutuhan mendadak seperti sakit, ban kempes, service motor, beli perlengkapan diri.  Apakah ada yang perlu saya kurangi? Apakah saya harus mempunyai pekerjaaan sampingan? Kira-kira apa yang pantes bila harus mempunyai pekerjaan sampingan ? Apakah ikut internet marketing atau MLM atau apa kek? Saya ikut internet marketing o/ anne ahira tapi belum berhasil.</p>
<p>Info tambahan, pekerjaan saya adalah seorang sales kaos, insentivenya tidak tetap, kalo mau nyambi dagang kaos nanti malah di PHK karena o/ kantor ga bole jualan barang sejenis.</p>
<p>Mohon jalan keluarnya, terima kasih atas kesempatan yang diberikan.</p>
<p> <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/pengelolaan-keuangan-untuk-pasangan-yang-baru-menikah/#more-404" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/pengelolaan-keuangan-untuk-pasangan-yang-baru-menikah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menambah Kontak Email Yahoo</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/menambah-kontak-email-yahoo/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/menambah-kontak-email-yahoo/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Apr 2008 17:00:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.keuanganpribadi.com/menambah-kontak-email-yahoo/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi Anda yang berlangganan newsletter KeuanganPribadi.Com, kami menginformasikan bahwa setiap harinya newsletter kami mengirimkan email hingga ribuan kali, sehingga ada kemungkinan email dari kami akan masuk ke bagian Spam pada email yahoo Anda. 
Pertama-tama periksa ke Inbox Anda, apabila email dari kami tidak masuk ke Inbox, maka kemungkinan email tersebut masuk ke bagian Spam. Untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi Anda yang berlangganan newsletter KeuanganPribadi.Com, kami menginformasikan bahwa setiap harinya newsletter kami mengirimkan email hingga ribuan kali, sehingga ada kemungkinan email dari kami akan masuk ke bagian <em>Spam</em> pada email yahoo Anda. </p>
<p>Pertama-tama periksa ke Inbox Anda, apabila email dari kami tidak masuk ke Inbox, maka kemungkinan email tersebut masuk ke bagian Spam. Untuk membaca email <em>Spam</em>, Anda perlu mengklik kata <em>Spam</em> pada bagian kiri email Yahoo Anda. Setelah itu Yahoo akan menampilkan daftar email yang telah difilter ke kategori spam. Email pertama kami berjudul <em>Terima Kasih Karena Telah Mendaftar Di KeuanganPribadi.Com</em>. Anda dapat mengklik judul email tersebut untuk membaca isinya.</p>
<p><a href='http://blog.keuanganpribadi.com/wp-content/uploads/2008/04/email-spam.gif' title='Email Spam Yahoo'><img src='http://blog.keuanganpribadi.com/wp-content/uploads/2008/04/email-spam.gif' alt='Email Spam Yahoo' border="0" width="500" height="280" /></a></p>
<p>Untuk mencegah agar email dari kami tidak masuk ke Spam, Anda perlu menambah email kami <em>david at keuanganpribadi.com</em> ke daftar kontak Anda. Caranya? Mudah. Buka email yang kami kirimkan. Dibawah judul email, Anda dapat menjumpai tulisan <em>from david at keuanganpribadi.com</em>. Disamping kanan tulisan tersebut terdapat satu icon untuk menambahkan kontak ke daftar kontak Anda. Anda tinggal mengklik icon tersebut. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat bagian yang kami lingkari pada gambar dibawah ini.</p>
<p> <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/menambah-kontak-email-yahoo/#more-400" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/menambah-kontak-email-yahoo/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tips untuk Terbebas dari Hutang Kartu Kredit</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/tips-untuk-terbebas-dari-hutang-kartu-kredit/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/tips-untuk-terbebas-dari-hutang-kartu-kredit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Apr 2008 14:45:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.keuanganpribadi.com/tips-untuk-terbebas-dari-hutang-kartu-kredit/</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan:
Saat ini saya berumur 28 tahun, dan belum menikah. Rencananya tahun ini saya akan melangsungkan pernikahan dengan kekasih saya. Saya juga Baru saja pindah kerjaan (belum sampai 3 bulan) dan mempunyai penghasilan Rp. 3,500,00 per bulan plus bonus kurang lebih 500rb per bulannya. Total pendapatan kurang lebih 4 juta rupiah. Saat ini saya kos dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Saat ini saya berumur 28 tahun, dan belum menikah. Rencananya tahun ini saya akan melangsungkan pernikahan dengan kekasih saya. Saya juga Baru saja pindah kerjaan (belum sampai 3 bulan) dan mempunyai penghasilan Rp. 3,500,00 per bulan plus bonus kurang lebih 500rb per bulannya. Total pendapatan kurang lebih 4 juta rupiah. Saat ini saya kos dengan biaya 950rb rupiah per bulan. Saya juga mempunyai kendaraan sebuah sepeda motor senilai 8jt rupiah (harga motor bekas sejenis di pasaran)</p>
<p>Saat ini saya mempunyai permasalahan yang sangat pelik. Yaitu hutang credit card. Saya mempunyai dua buah credit card. Yang masing-masing jumlah tunggakannya 8 juta dan 5 juta rupiah dengan bunga 3,75% per bulan dan 4% untuk tarik tunai.</p>
<p>Dulu saya telah berhasil melunasi sampai 0 rupiah tunggakan credit card saya tersebut, tapi kemudian bertambah lagi tunggakannya dan saya malah &#8216;dihadiahi&#8217; satu buah credit card baru lagi dari bank penerbit credit card saya. Hingga saya kewalahan seperti sekarang.</p>
<p>Karena tiap bulan harus bayar minimum saldo credit card, saya selalu kehabisan uang dan akhirnya pinjam orangtua atau tarik tunai dari credit card saya. Saya juga sudah tidak mampu lagi membayar asuransi unit link saya di bank yang besarnya 300rb per bulan. Sudah berbulan-bulan saya tidak menabung di asuransi unit link saya tersebut.</p>
<p>Saya akui saya boros dan sangat mudah mengeluarkan uang atau memakai credit card, Cuma kok rasanya sulit sekali untuk menurunkan gaya hidup saya dan menabung. Mohon pencerahannya apa yang sebaiknya saya lakukan? Adakah cara yang lebih efektif untuk melunasi hutang-hutang saya tersebut.</p>
<p> <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/tips-untuk-terbebas-dari-hutang-kartu-kredit/#more-399" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/tips-untuk-terbebas-dari-hutang-kartu-kredit/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kesempatan Untuk Konsultasi Keuangan Gratis</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/kesempatan-untuk-konsultasi-keuangan-gratis/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/kesempatan-untuk-konsultasi-keuangan-gratis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 14:52:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.keuanganpribadi.com/kesempatan-untuk-konsultasi-keuangan-gratis/</guid>
		<description><![CDATA[Dear pembaca setia Panduan Mengelola Keuangan Pribadi,
Dalam rangka meningkatkan pelayanan, kami memutuskan untuk memberikan satu fasilitas baru yaitu konsultasi keuangan secara online yang kami adakan secara gratis pada situs ini. Bagaimana caranya? Anda dapat mengirimkan email ke david at keuanganpribadi.com, dengan judul &#8220;Konsultasi Keuangan&#8221;, yang isinya menceritakan mengenai permasalahan keuangan Anda.
Bagi email yang terpilih, kami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dear pembaca setia Panduan Mengelola Keuangan Pribadi,</p>
<p>Dalam rangka meningkatkan pelayanan, kami memutuskan untuk memberikan satu fasilitas baru yaitu konsultasi keuangan secara online yang kami adakan secara gratis pada situs ini. Bagaimana caranya? Anda dapat mengirimkan email ke david at keuanganpribadi.com, dengan judul &#8220;Konsultasi Keuangan&#8221;, yang isinya menceritakan mengenai permasalahan keuangan Anda.</p>
<p>Bagi email yang terpilih, kami akan menyiapkan jawaban lengkap untuk pertanyaan Anda, dan menerbitkan artikel mengenai konsultasi pada blog ini, dengan kategori Konsultasi. Dengan keberadaan rubrik konsultasi ini, orang lain yang memiliki permasalahan yang sama, akan dapat turut mempelajari dan memberikan komentar.</p>
<p>Agar rubrik konsultasi dapat berjalan dengan tertib, berikut adalah aturan main untuk konsultasi keuangan:</p>
<ul>
<li>Pihak yang memerlukan konsultasi keuangan, mengirimkan email ke david at keuanganpribadi.com dengan judul &#8220;Konsultasi Keuangan&#8221;, menyetujui untuk menerbitkan hasil konsultasinya pada situs ini. Dalam hal ini, pihak yang memerlukan konsultasi kami sebut dengan klien.
</li>
<li>Untuk menjaga privacy klien, setiap nama pada rubrik Konsultasi adalah <strong>nama samaran</strong>. Kami tidak akan menyebutkan nama asli, maupun email dari klien kami.
</li>
<li>Pertanyaan dari klien akan dijawab oleh perencana keuangan yang profesional, yang sudah dibekali dengan pendidikan DPF (Diploma Finansial Planning).
</li>
<li>Untuk membantu dalam menjawab pertanyaan klien, kami memerlukan beberapa data tambahan. Sebagai contoh, untuk pertanyaan &#8220;Apakah saya terlalu boros dalam mengelola keuangan saya&#8221;? Kami memerlukan data jumlah gaji klien, dan juga jumlah pengeluaran bulanannya. Tanpa adanya data keuangan yang mendukung, kami tidak dapat menjawab pertanyaan.
</li>
<li>Bagi yang ingin memberikan komentar dalam rubrik konsultasi, harap menggunakan bahasa yang sopan, tidak flaming, dan bersifat membangun. Semua komentar akan kami moderate sebelum diterbitkan pada rubrik konsultasi.
</li>
</ul>
<p>Demikian aturan main untuk rubrik konsultasi keuangan. Aturan ini akan terus diupdate sesuai dengan perkembangan blog.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/kesempatan-untuk-konsultasi-keuangan-gratis/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Terkadang CERITA itu Lebih Menarik</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/terkadang-cerita-itu-lebih-menarik/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/terkadang-cerita-itu-lebih-menarik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Feb 2008 17:20:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keuangan-pribadi.com/terkadang-cerita-itu-lebih-menarik/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam buku favorit saya, &#8220;One Minute Millionaire&#8221;, pengarangnya menjelaskan bahwa setiap pembaca memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam menangkap isi buku. Ada yang lebih suka membaca teori dalam bentuk artikel, dan ada juga yang belajar melalui cerita-cerita (stories). Oleh karena itu, dalam setiap bab bukunya terdapat 2 bagian. Yang pertama adalah cerita (story) mengenai seorang Ibu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam buku favorit saya, &#8220;One Minute Millionaire&#8221;, pengarangnya menjelaskan bahwa setiap pembaca memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam menangkap isi buku. Ada yang lebih suka membaca teori dalam bentuk artikel, dan ada juga yang belajar melalui cerita-cerita (stories). Oleh karena itu, dalam setiap bab bukunya terdapat 2 bagian. Yang pertama adalah cerita (story) mengenai seorang Ibu yang dipaksa mertuanya untuk mencari uang sebesar satu juta USD untuk menembus anaknya. Sementara bagian keduanya adalah artikel mengenai teori-teori keuangan yang berhubungan dengan cerita dalam bab yang bersangkutan.</p>
<p>Saya sependapat dengan pengarang tersebut. Saya percaya ada orang yang lebih cepat menangkap maksud penulis apabila tulisan dituangkan dalam bentuk cerita. Dan ada orang yang lebih cepat mengerti apabila tulisan dituangkan dalam bentuk artikel. Oleh karena itu, ebook saya yang berjudul &#8220;Keuangan Pribadi: Resep Rahasia Dibalik Kesuksesan Kaum Kaya&#8221;, setiap bab terdiri dari cerita dan artikel.</p>
<p>Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda lebih suka membaca cerita? Atau Anda lebih suka membaca artikel? Kali ini saya akan memberi kesempatan kepada Anda untuk menentukan yang mana yang Anda suka. Dibawah ini saya akan menulis mengenai &#8220;pasif income&#8221; dalam 2 bentuk. Satunya adalah cerita. Satunya lagi adalah artikel. Silahkan Anda membaca keduanya, setelah itu Anda dapat menilai yang mana yang Anda lebih suka.</p>
<p> <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/terkadang-cerita-itu-lebih-menarik/#more-397" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/terkadang-cerita-itu-lebih-menarik/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Income Naik, Expense Turut Naik?</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/income-naik-expense-turut-naik/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/income-naik-expense-turut-naik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2008 03:03:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keuangan-pribadi.com/income-naik-expense-turut-naik/</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah Yanto yang baru saja diangkat menjadi Manager. Gajinya meningkat lebih dari dua kali lipat, dari sebelumnya 4 juta menjadi 10 juta rupiah.
Berhubung jabatannya sekarang sudah bergengsi, Yanto merasa bahwa dirinya layak menikmati gaya hidup yang lebih mewah. Sepeda motor yang biasa dikendarainya untuk ke kantor mulai dijual, digantikan dengan mobil Kijang baru yang dibeli [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alkisah Yanto yang baru saja diangkat menjadi Manager. Gajinya meningkat lebih dari dua kali lipat, dari sebelumnya 4 juta menjadi 10 juta rupiah.</p>
<p>Berhubung jabatannya sekarang sudah bergengsi, Yanto merasa bahwa dirinya layak menikmati gaya hidup yang lebih mewah. Sepeda motor yang biasa dikendarainya untuk ke kantor mulai dijual, digantikan dengan mobil Kijang baru yang dibeli secara kredit.</p>
<p>Selain itu, Yanto juga sering lunch bareng dengan manajer-manajer lainnya di cafe ataupun restoran. Sudah bukan di foodcourt karyawan biasa.</p>
<p> <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/income-naik-expense-turut-naik/#more-396" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/income-naik-expense-turut-naik/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kunci Pengelolaan Keuangan Adalah Budgeting</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/kunci-pengelolaan-keuangan-adalah-budgeting/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/kunci-pengelolaan-keuangan-adalah-budgeting/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jan 2008 02:51:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keuangan-pribadi.com/kunci-pengelolaan-keuangan-adalah-budgeting/</guid>
		<description><![CDATA[Saya seringkali mendapatkan email yang isinya kurang lebih seperti ini:
&#8220;Pak David, saya ingin sekali berinvestasi seperti yang Anda sebutkan dalam artikel Anda. Tetapi setiap bulan seluruh pendapatan saya habis hanya untuk berbelanja. Bagaimana caranya agar saya dapat menyisakan sebagaian uang saya untuk investasi?&#8221;
Sebenarnya ini adalah pertanyaan yang bagus sekali. Pertanyaan ini mewakili bagian inti dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya seringkali mendapatkan email yang isinya kurang lebih seperti ini:</p>
<blockquote><p>&#8220;Pak David, saya ingin sekali berinvestasi seperti yang Anda sebutkan dalam artikel Anda. Tetapi setiap bulan seluruh pendapatan saya habis hanya untuk berbelanja. Bagaimana caranya agar saya dapat menyisakan sebagaian uang saya untuk investasi?&#8221;</p></blockquote>
<p>Sebenarnya ini adalah pertanyaan yang bagus sekali. Pertanyaan ini mewakili bagian inti dari ilmu pengelolaan keuangan pribadi atau keluarga.</p>
<p> <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/kunci-pengelolaan-keuangan-adalah-budgeting/#more-395" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/kunci-pengelolaan-keuangan-adalah-budgeting/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Inflasi 2007 Capai 6,59%</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/inflasi-2007-capai-659/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/inflasi-2007-capai-659/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2008 04:35:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keuangan-pribadi.com/inflasi-2007-capai-659/</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta - Inflasi Desember melambung menjadi 1,10 persen berkat adanya kenaikan berbagai komoditas. Di seluruh 45 kota terjadi inflasi.
Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Statistik Distrubusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Ali Rosidi dalam jumpa pers, di Gedung BPS, Jalan Sutomo, Jakarta, Rabu (2/1/2008).
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta - </strong>Inflasi Desember melambung menjadi 1,10 persen berkat adanya kenaikan berbagai komoditas. Di seluruh 45 kota terjadi inflasi.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Statistik Distrubusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Ali Rosidi dalam jumpa pers, di Gedung BPS, Jalan Sutomo, Jakarta, Rabu (2/1/2008).</p>
<p> <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/inflasi-2007-capai-659/#more-394" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/inflasi-2007-capai-659/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Berhentilah Merokok, Demi Hari Tua Anda</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/berhentilah-merokok-demi-hari-tua-anda/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/berhentilah-merokok-demi-hari-tua-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jan 2008 18:10:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keuangan-pribadi.com/berhentilah-merokok-demi-hari-tua-anda/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam artikel sebelumnya mengenai New Year Resolution, saya telah menyebutkan 10 resolusi yang paling popular. Salah satunya adalah berhenti merokok. Dalam kesempatan ini saya akan membahas secara khusus mengenai kebiasaan merokok, dari sisi finansial.
Mungkin para perokok tidak sadar bahwa merokok itu adalah kebiasaan yang harus dibayar mahal. Mengapa? Karena merokok itu dapat menyebabkan kecanduan. Begitu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam artikel sebelumnya mengenai New Year Resolution, saya telah menyebutkan 10 resolusi yang paling popular. Salah satunya adalah berhenti merokok. Dalam kesempatan ini saya akan membahas secara khusus mengenai kebiasaan merokok, dari sisi finansial.</p>
<p>Mungkin para perokok tidak sadar bahwa merokok itu adalah kebiasaan yang harus dibayar mahal. Mengapa? Karena merokok itu dapat menyebabkan kecanduan. Begitu Anda kecanduan rokok, kalau tidak merokok, rasanya beda. Oleh karena itu Anda akan terus-menerus mengkonsumsi rokok. Asumsi saja dalam sehari, perokok mengkomsumsi 1 kotak rokok yang harganya Rp. 8.000,-. Dalam satu bulan, uang yang dikeluarkan untuk membeli rokok adalah 30 dikali Rp. 8.000, yaitu Rp. 240.000,-. Dalam setahun, perokok akan menghabiskan uang sebesar Rp. 2.880.000,- untuk kebiasaannya.</p>
<p>Selain dari sisi uang, perokok juga harus membayar mahal dalam hal kesehatannya. Pemerintah sudah memberikan peringatan, dan peringatan ini sudah dicantumkan di setiap iklan rokok, bahkan dalam rokoknya itu sendiri. &#8220;Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin.&#8221; Hasil penelitian telah menunjukan bahwa merokok dapat menyebabkan banyak penyakit yang berbahaya. Pada saat perokok jatuh sakit karena kebiasaannya, mereka harus membayar jutaan untuk berobat.</p>
<p> <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/berhentilah-merokok-demi-hari-tua-anda/#more-393" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/berhentilah-merokok-demi-hari-tua-anda/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menyediakan Lebih Banyak Waktu untuk Keluarga/Teman</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/menyediakan-lebih-banyak-waktu-untuk-keluargateman/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/menyediakan-lebih-banyak-waktu-untuk-keluargateman/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Dec 2007 14:11:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keuangan-pribadi.com/menyediakan-lebih-banyak-waktu-untuk-keluargateman/</guid>
		<description><![CDATA[Tahun baru sudah dekat, marilah kita menyediakan waktu untuk melakukan review terhadap pengalaman-pengalaman kita tahun ini, baik pengalaman baik maupun pengalaman buruk, sebab kata pepatah &#8220;Pengalaman adalah Guru Terbaik&#8221;. Saya teringat dahulu salah satu dosen saya pernah menasihati saya, bahwa walaupun nantinya saya sudah lulus dari kuliah, bukan berakhir pendidikan saya telah &#8220;berakhir&#8221;. Melainkan saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun baru sudah dekat, marilah kita menyediakan waktu untuk melakukan review terhadap pengalaman-pengalaman kita tahun ini, baik pengalaman baik maupun pengalaman buruk, sebab kata pepatah &#8220;Pengalaman adalah Guru Terbaik&#8221;. Saya teringat dahulu salah satu dosen saya pernah menasihati saya, bahwa walaupun nantinya saya sudah lulus dari kuliah, bukan berakhir pendidikan saya telah &#8220;berakhir&#8221;. Melainkan saya baru memasuki ke jenjang pendidikan baru, yaitu &#8220;University of Life&#8221;, dimana pengalaman akan menjadi guru saya. Apapun yang terjadi pada kita pada tahun ini, kita harus tetap mengingat bahwa ini adalah bagian dari pendidikan kita. Pengalaman-pengalaman inilah yang akan membangun diri kita.</p>
<p>Dari hasil review terhadap kehidupan kita tahun ini, marilah kita merencanakan tahun mendatang agar menjadi lebih baik daripada tahun ini. Dalam artikel sebelumnya saya telah menuliskan mengenai &#8220;New Year&#8217;s Resolution&#8221;, yaitu daftar keinginan yang harus kita penuhi untuk tahun mendatang. Untuk membaca artikel saya mengenai &#8220;New Year&#8217;s Rosolution&#8221;, silahkan klik link dibawah ini:<br />
<a href="http://blog.keuanganpribadi.com/new-years-resolution/" target="_blank">http://blog.keuanganpribadi.com/new-years-resolution/</a></p>
<p>Pada artikel tersebut saya sudah menuliskan 9 New Year&#8217;s Resolution yang paling populer, salah satunya adalah &#8220;Menyediakan Lebih Banyak Waktu untuk Keluarga/Teman&#8221;. Dalam kesempatan ini, saya akan membahas secara detail mengenai keinginan ini, tentunya dari sisi finansial.</p>
<p>Apabila saya memiliki keinginan untuk menyediakan lebih banyak waktu untuk keluarga/teman, artinya dalam kehidupan sekarang saya kekurangan waktu yang dapat saya habiskan bersama keluarga/teman. Mengapa saya bisa kekurangan waktu?</p>
<p> <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/menyediakan-lebih-banyak-waktu-untuk-keluargateman/#more-392" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/menyediakan-lebih-banyak-waktu-untuk-keluargateman/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Penghasilan Anda, Cermati Variabelnya</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/tingkatkan-penghasilan-anda-cermati-variabelnya/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/tingkatkan-penghasilan-anda-cermati-variabelnya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Dec 2007 10:19:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keuangan-pribadi.com/tingkatkan-penghasilan-anda-cermati-variabelnya/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa saran yang diberikan di bawah ini bisa saja terdengar klise bagi sebagian dari Anda, tetapi satu hal yang jelas, alasan yang klise itu seringkali benar adanya dan selalu sahih digunakan sampai kapan pun. Namun demikian, jangan disalahartikan setiap pekerjaan harus selalu dilakukan hanya untuk uang. Banyak juga orang yang bekerja karena ingin mengisi waktu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa saran yang diberikan di bawah ini bisa saja terdengar klise bagi sebagian dari Anda, tetapi satu hal yang jelas, alasan yang klise itu seringkali benar adanya dan selalu sahih digunakan sampai kapan pun. Namun demikian, jangan disalahartikan setiap pekerjaan harus selalu dilakukan hanya untuk uang. Banyak juga orang yang bekerja karena ingin mengisi waktu saja, bersosialisasi, atau untuk aktualisasi diri. Dan itu sah-sah saja. Karena itu, tips ini hanya untuk Anda yang memang bekerja karena ingin mendapatkan penghasilan lebih baik.</p>
<p> <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/tingkatkan-penghasilan-anda-cermati-variabelnya/#more-391" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/tingkatkan-penghasilan-anda-cermati-variabelnya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>New Year&#8217;s Resolution</title>
		<link>http://blog.keuanganpribadi.com/new-years-resolution/</link>
		<comments>http://blog.keuanganpribadi.com/new-years-resolution/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Dec 2007 09:44:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>David Ciang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.keuangan-pribadi.com/new-years-resolution/</guid>
		<description><![CDATA[Tahun baru sudah dekat. Kita semua sudah bersiap-siap untuk menyambutnya. Bahkan mungkin Anda sudah memiliki rencana khusus dimana Anda akan merayakan Tahun Baru.
Jangan lupa, dalam setiap tahun baru kita membuat daftar keinginan kita untuk tahun berikutnya. Daftar dari hal-hal yang kita inginkan inilah yang disebut dengan New Year&#8217;s Resolution. Berikut adalah 9 New Year&#8217;s Resolution [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun baru sudah dekat. Kita semua sudah bersiap-siap untuk menyambutnya. Bahkan mungkin Anda sudah memiliki rencana khusus dimana Anda akan merayakan Tahun Baru.</p>
<p>Jangan lupa, dalam setiap tahun baru kita membuat daftar keinginan kita untuk tahun berikutnya. Daftar dari hal-hal yang kita inginkan inilah yang disebut dengan New Year&#8217;s Resolution. Berikut adalah 9 New Year&#8217;s Resolution yang paling populer:</p>
<ol>
<li>Menyediakan waktu lebih banyak untuk keluarga atau teman.</li>
<li>Mengurangi berat badan.</li>
<li>Berhenti merokok.</li>
<li>Lebih menikmati hidup.</li>
<li>Terbebas dari belitan hutang.</li>
<li>Liburan ke luar kota.</li>
<li>Menyimpan uang untuk masa depan.</li>
<li>Menolong orang lain.</li>
<li>Mempelajari hal baru.</li>
</ol>
<p> <a href="http://blog.keuanganpribadi.com/new-years-resolution/#more-390" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.keuanganpribadi.com/new-years-resolution/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
