Evaluasi Kembali Pertanggungan Asuransi yang Anda Miliki
Masyarakat kita saat ini masih belum melihat asuransi sebagai salah satu bagian dalam merencanakan keuangan keluarganya. Mungkin hal ini karena kesalahan sektor itu sendiri, baik dari perusahaan maupun orang-orang yang terlibat di dalamnya.
Bila Anda mendengar seorang agen asuransi ingin bertemu dengan Anda, dengan cepat Anda akan mengatakan bahwa Anda sudah punya atau Anda mengatakan bahwa Anda tidak membutuhkan asuransi. Semua ini mungkin karena profesi agen asuransi yang kurang profesional yang, mengakibatkan agen asuransi yang berkualitas dan profesional terkena dampaknya.
Kami melihat bahwa perencanaan asuransi adalah sebuah keharusan bagi keluarga. Bila Anda sudah memiliki asuransi, sebaiknya Anda melakukan revisi atau analisa ulang terhadap pertanggungan yang sudah Anda ambil. Tidak seharusnya Anda melupakan apa yang telah Anda beli (produk asuransi). Dengan berjalannya waktu, proteksi atau pertanggungan yang Anda butuhkan juga terkadang berubah, baik dari nilai maupun jenis produk asuransinya. Mungkin saja, sebuah produk asuransi merupakan pilihan yang salah bagi Anda saat ini. Atau mungkin saja Anda menemukan sebuah produk yang sama dengan premi yang lebih rendah atau murah.
Sangat bijak bagi Anda yang sudah memiliki asuransi untuk meninjau ulang pertanggungan yang sudah dimiliki. Ada beberapa hal yang menurut hemat kami dapat membantu Anda untuk memberikan dorongan atau kemauan untuk melakukan revesi bila diperlukan terhadap pertanggungan yang ada.
â€Underinsured atau Overinsuredâ€
Selama berjalannya waktu, pikirkanlah kembali mengapa Anda membeli proteksi asuransi yang Anda miliki sekarang?
Apakah memang sudah sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Karena asuransi adalah sebagai jaring atau tempat bersandar bila sesuatu terjadi selama Anda dalam perjalanan pelaksanaan perencanaan. Dari hal ini Anda dapat melihat apakah memang saat ini, pertanggungan yang diambil sudah mencukupi? Atau masih perlu tambahan. Sebagai contoh, bila pada saat menikah Anda merasa bahwa asuransi jenis who life dengan uang pertanggungan Rp.100 juta sudah mencukupi, begitu hadir buah hati tercinta, sebaiknya Anda merevisi ulang uang pertanggungan yang Anda butuhkan. Bila Anda ingin menyiapkan biaya pendidikan untuk anak Anda, nilai proteksi mungkin sebaiknya Anda tambah.
Mungkin Terlalu Mahal
Biaya premi untuk sebuah produk asuransi asuransi berjangka, sangat bervariasi antara satu perusahaan dengan perusahaan lain. Bila Anda membelinya beberapa tahun lalu, sangat baik bagi Anda—dan mudah dilakukan—untuk membandingkan dengan biaya premi yang akan Anda ambil dengan polis yang baru. Anda mungkin bisa dapat berhemat uang untuk polis baru ini bila Anda adalah orang yang sehat dan tidak merokok.
Sebelum Anda melakukan perubahan sebaiknya Anda meneliti ulang polis asuransi yang Anda miliki, berapa premi tahunan yang harus Anda keluarkan? Serta untuk berapa lama pembayaran polis tersebut? Dengan begitu Anda dapat membandingkan dengan polis asuransi yang baru yang akan Anda beli. Proyeksi premi pada polis baru ini dapat Anda peroleh dari agen asuransi. Dari hasil analisa Anda memilih polis asuransi baru tentunya bila ada keuntungan dari penghematan pembayaran premi tahunan yang harus dikeluarkan.
Waktu yang lebih panjang
Perubahan keadaan keluarga, seperti kelahiran seorang bayi yang diidamkan, mungkin mengharuskan Anda untuk merevisi ulang proteksi yang selam ini Anda miliki. Mungkin Anda sebaiknya mengambil sebuah polis asuransi berjangka baru bila perusahaan asuransi yang lama mengharuskan Anda untuk melakukan medical check-up agar Anda dapat memperpanjang polis yang lama beberapa tahun ke depan untuk mendapatkan premi asuransi yang kompetitif atau murah.
Bila dari hasil analisa Anda mendapat data bahwa polis asuransi yang Anda miliki akan habis beberapa tahun mendatang, mungkin sebaiknya Anda membeli polis asuransi dengan jangka waktu yang lebh panjang, misalkan 5, 10 atau 15 tahun agar Anda memperoleh premi asuransi yang murah dan tetap selama pembayaran premi.
Bila Anda melihat kebutuhan akan proteksi yang jangka waktu lebih dari 20 tahun, mungkin sebaiknya Anda membeli jenis asuransi dengan nilai tunai, seperti whole life. Walau premi yang harus dikeluarkan lebih tinggi dari premi asuransi berjangka, tapi proteksi yang diberikan lebih panjang dan memeliki nilai tunai yang perkembangannya sangat bergantung dengan performa perusahaan asuransi.
Perubahan â€Beneficiariesâ€
Seseorang yang namanya tercantum beberapa tahun lalu di dalam polis sebagai penerima manfaat bila (maaf) Anda meninggal, mungkin saja bukan orang yang sama yang akan menerima manfaat tersebut. Polis yang terdahulu, mungkin saja mencantumkan nama mantan istri Anda (sudah cerai), di mana Anda tidak lagi memiliki obligasi langsung terhadap kestabilan keadaan keuangannya.
Menurunnya Performa
Sektor asuransi adalah sektor yang tetap mengalami pertumbuhan selama krisis melanda Indonesia. Saat ini, kebijakan baru dikeluarkan di mana perusahaan asuransi yang tidak memenuhi standar keuangan yang ditentukan sebaiknya melakukan penggabungan atau merger dengan perusahaan asuransi yang lebih mapan.
Pemerintah ingin juga membatasi jumlah perusahaan asuransi yang jumlahnya sangat banyak saat ini, menjadi perusahaan dengan jumlah terbatas tapi memiliki kemapanan finasial yang tinggi. Hal ini juga memberikan benefit kepada masyarakat luas, karena kerja sama dengan perusahaan asuransi merupakan kerja sama jangka panjang.
Melihat akan hal ini, perubahan, apalagi bila penurunan performa perusahaan asuransi perlu diteliti jangan sampai Anda mendapatkan berita bahwa perusahaan asuransi di mana Anda membeli polis tidak ada lagi atau bangkrut. Walau hal ini jarang sekali terjadi, tapi ada baiknya bila Anda melakukan analisa perusahaan asuransi. Apakah perusahaan asuransi ini masih tumbuh baik dan mendapatkan rating yang bagus?
Jadi beberapa hal di atas merupakan unsur-unsur yang sebaiknya Anda lakukan dalam menganalisa kebutuhan asuransi dengan berjalannya waktu. Sehingga, produk asuransi yang Anda beli memang sesuai dengan apa yang Anda dan keluarga butuhkan.
Jangan Terlalu Cepat Ubah Polis
Mengganti dari satu perusahaan asuransi ke yang lain, jangan Anda pernah menutup polis asuransi yang dimiliki sebelum Anda mendapatkan polis yang baru dari perusahaan lain. Bila Anda memiliki polis asuransi yang memiliki nilai tunai, berhati-hatilah sebelum Anda mengambil keputusan untuk menggantinya.
Bila Anda ditawarkan oleh seorang agen asuransi untuk mengganti polis asuransi dengan nilai tunai yang Anda miliki dengan polis baru, sebaiknya Anda berhati-hati. Mengapa? Dengan memberikan polis asuransi nilai tunai yang baru, agen asuransi akan mendapatkan komisi yang besar. Dari pihak Anda sebagai nasabah, Anda akan terbebani atau rugi karena bentuk premi yang mahal.
Sebagai aturan dasar sebaiknya Anda merasa curiga bila seorang agen asuransi dengan pemasukan dari komisi mengatakan kepada Anda bahwa perusahaan asuransi di mana Anda membeli asuransi mengalami kesulitan keuangan. Akan sulit bagi seorang agen asuransi untuk memberikan masukan yang tidak bias untuk mengganti dari polis asuransi perusahaan A ke polis baru di perusahaan B.
Dalam hal ini, Anda bisa berkonsultasi dengan perencana keuangan keluarga yang mulai bertumbuh di Indoensia.
Mengganti polis asuransi nilai tunai yang Anda miliki dengan polis baru, terkadang masih dapat dilakukan. Mengubah satu polis nilai tunai dengan yang lain, masih mungkin menguntungkan bila kesehatan atau kemapanan perusahaan asuransi menurun drastis atau perusahaan asuransi mengalami kesulitan finansial.
Oleh karena itu sebelum Anda membeli polis asuransi dengan nilai tunai sebaiknya Anda melihat kembali kebutuhan yang dipenuhi. Ditambah lagi, cobalah untuk mencari tau atau menganalisa beberapa perusahaan dengan produk yang hampir sama. Polis asuransi dengan nilai tunai adalah sebuah produk yang memberikan proteksi ditambah dengan pertumbuhan nilai tabungan. Yang menjadi kendala adalah perusahaan asuransi hampir tidak pernah memberikan informasi seputar performa dari produk tersebut.
Langkah pertama yang sebaiknya Anda ambil dalam memilih polis asuransi, mintalah dari agen asuransi sebuah illustrasi—hasil print out—yang menunjukkan apa yang akan terjadi terhadap nilai tunai yang ada dan benefit kematian di masa datang. Mintalah kepada agen asuransi untuk menjelaskan interpretasi dari proyeksi masa datang tersebut.
Atau Anda dapat mencari opini lain dari agen asuransi yang Anda kenal atau Anda percaya. Bisa saja Anda berkonsultasi dengan seorang perencana keuangan keluarga. Sehingga keputusan membeli polis asuransi nilai tunai yang Anda beli memang sesuai dengan yang Anda butuhkan.
Hitunglah Biaya
Siapapun yang mempertimbangkan untuk mengganti polis asuransi nilai tunai yang dimiliki dengan yang lain, sebaiknya berhati-hati dalam menghitung dan menganalisa biaya yang harus dikeluarkan. Bila polis asuransi tersebut kurang dari 10 tahun, mungkin pemotongan dari nilai tunai yang Anda sudah tabung akan sangat besar, sehingga nilai tunai yang diterima menjadi sangat minim. Bila polis asuransi baru yang akan Anda beli tetap akan membebani Anda dalam hal komisi.
Hal ini membuat biaya pengeluaran penggantian polis baru menjadi lebih tinggi lagi. Jadi harus dilihat apakah memang menguntungkan dari segi uang yang harus dikeluarkan atau tidak?
Demikianlah penjelasan mengapa meninjau ulang perencanaan asuransi yang dimiliki sangat dibutuhkan. Kami percaya bahwa asuransi bukan hanya sebatas produk tapi asuransi adalah sebuah perencanaan panjang dalam sebuah kehidupan keluarga.
Dan satu hal yang juga sangat penting, teliti sebelum Anda memutuskan untuk membeli polis asuransi. Jangan sampai hanya karena tidak enak dengan agen asuransi yang juga teman Anda, Anda membeli polis karenanya. Lihat kebutuhannya dan ambil keputusan berdasarkan hal tersebut.n
Diambil dari Harian Umum Sore Sinar Harapan Rubrik PERENCANAAN KEUANGAN. Rubrik ini diasuh oleh Tim Indonesia School of Life (ISOL) yakni Andrias Harefa, Roy Sembel, M. Ichsan, Heru Wibawa, dan Parpudi Lubis.
