Archive for the 'Artikel' Category

Kontrak Opsi Saham (KOS)

Monday, September 10th, 2007

Bursa Efek Jakarta (BEJ) berkembang cukup baik selama beberapa tahun belakang ini. Hal ini bisa dilihat dengan meningkat tajamnya nilai investasi reksadana, walau beberapa bulan yang lalu sempat terjadi penurunan. Tapi potensi pertumbuhan investasi di Bursa efek masih sangat baik. Walau, jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga kita seperti Malaysia dan Singapura, pasar modal Indonesia masih jauh tertinggal.

Ketertinggalan yang dimaksud berkaitan dengan keanekaragaman produk yang ditawarkan. Di BEJ, instrumen investasi yang tersedia adalah obligasi, saham, reksadana, obligasi konversi, waran dan rights.

Dalam upaya membangun pasar efek yang lebih menarik, BEJ memperkenalkan satu produk derivative sebagai alternatif investasi. Sifat instrumen ini berbeda dengan saham yang biasa kita kenal. Pemilik efek derivative tidak mendapatkan dividen seperti pemegang saham atau tidak memiliki hak seperti halnya pemegang saham. Pemilik efek derivative hanya bisa mendapatkan keuntungan dari penurunan atau kenaikan harga dari aset yang melandasinya (underlying).

(more…)

Mengatur Keuangan Sepanjang Masa

Thursday, August 30th, 2007

Perjalanan kehidupan kita di dunia pasti akan melalui fase-fase berikut, mulai dari masa kanak-kanak, dewasa, tua, pensiun dan akhirnya meninggal. Umumnya, setiap fase memiliki tujuan keuangan yang berbeda.

Diagram di bawah ini merupakan fase yang umum dilalui oleh manusia. Setiap individu pasti memiliki perbedaan antara satu dengan yang lain. sehingga kita sebagai individu harus melihat dan merencanakan perjalanan dalam fase kehidupan kita masing-masing dengan baik dan benar sesuai dengan jalan hidup yang kita inginkan.

Kalau melihat diagram siklus kehidupan di atas, tentunya semua kita dilahirkan dan pada satu masa kita akan kembali ke Sang Pencipta. Selama perjalanan kehidupan, umumnya kita akan melalui fase-fase seperti di atas, fase anak-anak—masa lajang—masa awal pernikahan—masa orang tua—masa pensiun dan akhirnya kita kembali dipanggil oleh Maha Kuasa.

(more…)

Saingan Tidak Harus Menjadi Lawan

Wednesday, August 22nd, 2007

Sudah dua minggu ini Alex, pemilik bengkel oli langganan saya uring-uringan. Hampir setiap pekerjaan bawahannya selalu salah. “Kenapa tuh majikan loe? Lagi perang sama orang rumah ya?” tanya saya pada seorang karyawannya. “Dia lagi kesel, soalnya 25 meter dari sini mau dibangun bengkel franchise dari salah satu perusahaan,” terang sang karyawan

Memang sih, di dekat situ lagi dibangun sebuah bengkel yang 90% selesai. Hanya perlu diingat, timbulnya saingan adalah konsekuensi keberhasilan usaha kita. Yang pada dasarnya justru memberi dampak positif. Coba deh, renungkan hal-hal ini.

(more…)

5 Tahap Perencanaan Keuangan(2)

Tuesday, August 21st, 2007

Dalam email sebelumnya, saya telah membahas bahwa dalam proses perencanaan keuangan, kita perlu melalui 5 tahap penting, yaitu:
1. Menentukan Tujuan Keuangan.
2. Menganalisa Kondisi Keuangan Sekarang.
3. Membuat Rencana Keuangan.
4. Melakukan Implementasi Dari Rencana Keuangan.
5. Monitor dan Evaluasi Berkala.

Minggu lalu saya telah membahas mengenai tahap pertama (menentukan tujuan keuangan). Dalam kesempatan ini, saya akan membahas tahap kedua dari perencanaan keuangan, yaitu Menganalisa Kondisi Keuangan Sekarang.

(more…)

Membangun Pola Menabung Berkala

Monday, August 20th, 2007

Mencapai kesejahteraan menjadi impian semua orang. Tentunya ini membutuhkan kerja keras dan cerdas, yang harus dilakukan secara berkesinambungan. Bagaimana caranya? Satu-satu jalan adalah dengan menabung, yaitu dengan menunda kesenangan sesaat di masa sekarang untuk tujuan yang lebih besar di masa datang.

Dari manakah sumber dana untuk tabungan tersebut? Tentunya dari penghasilan yang dibawa pulang setiap bulannya. Penghasilan bulanan seringkali hanya dapat memenuhi kebutuhan bulanan, malah seringkali habis ditengah bulan. Hal inilah yang seringkali terjadi dalam “keluarga muda” karena umumnya mereka masih memerlukan banyak kebutuhan jangka pendek, seperti mobil dan rumah.

Saat ini, bunga kredit murah banyak ditawarkan oleh sektor keuangan. Semua ini mendorong orang untuk berbelanja dengan berhutang. Hutang tidak semuanya buruk. Tapi mengambil hutang tanpa perencanaan yang matang dapat berakibat buruk terhadap keuangan keluarga.

(more…)

Pentingnya Memiliki Dana Cadangan

Wednesday, August 15th, 2007

Anda tidak perlu malu jika merasa takut berinvestasi karena tidak ingin kehilangan uang Anda. Tidak peduli betapa seringnya Anda mendengar slogan-slogan investasi yang mengatakan bahwa setiap investasi pasti berisiko. Semakin tinggi risikonya semakin tinggi pula returnnya, dan begitu juga sebaliknya. Tidak apa-apa jika Anda takut kehilangan uang Anda, karena kita memang harus tetap menjamin keberadaan sejumlah harta tunai kita dengan aman. Namun menyimpannya di bawah bantal hanya untuk menghindari risiko investasi bukanlah cara yang terbaik, sebab banyak tempat yang lebih baik dalam menyimpan uang Anda.

Tiap kali mendengar kata investasi mungkin seringkali yang terlintas dalam benak kita adalah the bulls and the bears. Istilah ini memang kedengarannya gagah sekali seperti nama hewan yang dipakainya. The bulls, seperti artinya dalam bahasa Indonesia adalah banteng. Tanduk banteng yang mencuat ke atas digunakan untuk menggambarkan situasi pasar yang sedang bergairah atau naik. Adapun the bears atau beruang, cara beruang yang membungkuk ke tanah saat berjalan, sehingga seringkali digunakan untuk menggambarkan situasi pasar yang sedang turun atau lesu. Nah…kalau the bulls and the bears adalah 2 istilah yang sangat populer dalam investasi di pasar modal, maka dalam perencanaan keuangan perorangan dan keluarga perilaku gagah-gagahan tadi sebaiknya diimbangi dengan satu istilah lagi yaitu the chickens atau si ayam.

(more…)

5 Tahap Perencanaan Keuangan(1)

Sunday, August 5th, 2007

Siapa sih yang tidak mau hidup sejahtera, terbebas dari masalah keuangan? Hal ini dapat Anda capai melalui perencanaan keuangan.

Bagaimana caranya? Ada 5 tahap penting yang perlu Anda lakukan dalam perencanaan keuangan, yaitu:

1. Menentukan Tujuan Keuangan.
2. Menganalisa Kondisi Keuangan Sekarang.
3. Membuat Rencana Keuangan.
4. Melakukan Implementasi Dari Rencana Keuangan.
5. Monitor dan Evaluasi Berkala.

Masing-masing tahap akan saya bahas dalam artikel yang terpisah. Dalam kesempatan ini saya akan membahas secara detail mengenai tahap pertama.

(more…)

Menentukan Tujuan Investasi dan Toleransi Risiko

Friday, August 3rd, 2007

Setiap individu atau keluarga pasti menginginkan untuk hidup berkecukupan atau bisa disebut “kaya” dalam arti finansial. Tapi banyak dari mereka yang merasa bahwa semua itu sulit untuk dicapai apalagi dalam situasi ekonomi Indonesia saat ini. Karena rasa sulit yang dirasa, maka kebanyakan dari mereka tidak melakukan perencanaan sama sekali. Hal inilah yang membuat kehidupan sebagian keluarga yang sudah sulit menjadi tambah sulit. Kekayaan dalam arti finansial sangat dipengaruhi oleh sebuah perencanaan jangka panjang yang dilaksanakan dengan berkesinambungan.

(more…)

Menyiapkan Dana Haji

Thursday, August 2nd, 2007

Labaik…. Allahuma labaik….

Muslim dari seluruh dunia berbagai ras dan suku bangsa datang bondong-bondong menuju ke satu tempat untuk melakukan ibadah haji. Tak peduli kaya, tak peduli miskin, tak peduli dari mana asalnya dan apa pekerjaannya, semuanya berkumpul di tempat yang sama dengan pakaian yang sama dan melakukan hal yang sama. Sungguh, ibadah haji merupakan ibadah yang spesial untuk ummat Islam.

Sebagian besar jamaah yang pulang dari menjalankan ibadah haji merasakan betapa kerinduan mereka begitu tinggi untuk kembali ke sana. Dan bagi yang belum pernah ke sana, namun sudah memiliki niat yang kuat untuk berangkat haji. Biasanya juga memiliki kerinduan yang tidak kalah besarnya untuk segera berangkat ke sana. Mendengarkan pengalaman para haji dan hajjah saja tidaklah cukup, Kerinduan itu hanya bisa diobati dengan datang langsung dan menjalankan ibadah haji sebagai salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan setidaknya sekali dalam seumur hidup.

Namun tidak mudah untuk bisa berangkat haji dan menjadi salah satu tamu Allah. Selain persiapan mental dan fisik yang harus prima, biasanya kendala keuangan menjadi penghalang yang utama. Tidak sedikit jamaah haji asal Indonesia berusia senja di atas umur 40 atau 50 tahun, sebagian mungkin berangkat di usia senja karena baru mendapat hidayah untuk segera berangkat haji, namun sebagian lagi terpaksa menunda karena alasan faktor biaya.

Mumpung masih muda, mari kita kuatkan niat kita untuk segera berangkat haji ke tanah suci. Biaya bukan kendala kalau memang niat sudah kuat membaja. Tinggal bagaimana kita mengatur strateginya saja, supaya bisa berangkat sesegera mungkin dan menunaikan rukun Islam kelima ini.

(more…)

Membangun Kesejahteraan Masa Depan

Wednesday, July 25th, 2007

Bagaimana Anda dapat memperbaiki situasi keuangan Anda? Dibutuhkan kerja keras dan cerdas, yaitu dengan memperoleh sebagian kecil dari penghasilan setiap bulan untuk mengakumulasi kekayaan. Waktu adalah teman terbaik dalam hal investasi. Oleh karenanya jangan tunda lagi, mulailah sekarang.

Orang-orang miskin akan tetap miskin karena mereka selalu melakukan kebiasaan mereka, yaitu mendapatkan penghasilan dan selalu membelanjakan penghasilan mereka untuk kebutuhan sekarang yang mengakibatkan mereka gagal dalam memulai dalam mengumpulkan kekayaan.

Ada beberapa trik yang harus diperhatikan agar kesejahteraan yang diinginkan dapat dicapai.

(more…)