Archive for the 'Artikel' Category

Prulink, Kopi Susu Racikan Prudential

Monday, October 22nd, 2007

Mungkin Anda tidak menyukai kopi karena mengandung kaffein, atau menghindari susu yang menggemukkan ? Maka buat aja kopi susu. Ya campuran antara kedua bahan utama yang mengahasilkan produk baru yang saling melengkapi; lebih sehat, enak dan tidak membuat gemuk.

Dalam perkembangan dunia asuransi juga diciptakan produk kopi susu yaitu campuran antara dua manfaat yang menghasilkan satu produk yang saling melengkapi yang dinamakan Unit Link. Saat ini kita akan membahas dan membedah produk unit link racikan dari prudential yang bernama prulink.

(more…)

5 Tahap Perencanaan Keuangan(4)

Thursday, October 18th, 2007

Kembali ke topik yang telah saya bahas dalam artikel-artikel saya sebelumnya, yaitu 5 Tahap Perencanaan Keuangan yang meliputi:
1. Menentukan Tujuan Keuangan.
2. Menganalisa Kondisi Keuangan Sekarang.
3. Membuat Rencana Keuangan.
4. Melakukan Implementasi Dari Rencana Keuangan.
5. Monitor dan Evaluasi Berkala.

Dalam artikel kali ini, saya akan membahas lebih detail mengenai langkah keempat, yaitu melakukan implementasi dari rencana keuangan. Namun, karena langkah ini sangat berhubungan erat dengan langkah-langkah sebelumnya, mari kita tinjau kembali langkah pertama hingga ketiga. Agar lebih jelas, saya akan memberikan satu buah contoh praktek perencanaan keuangan.

(more…)

Pasangan Hidup dan Uang: Mitos dan Fakta(1)

Wednesday, October 17th, 2007

Banyaknya masyarakat yang mempelajari manajemen keuangan keluarga dari sumber-sumber yang kurang kredibilitasnya. Maka, kami merasa perlu untuk berbagi pengalaman dan ilmu berkenaan dengan fakta dan mitos dalam hal pasangan hidup dan uang.

Mitos 1: Bila kita saling mencinta, kita tidak akan bertengkar karena uang.

Fakta 1: Uang hanya sedikit atau tidak ada kaitannya dengan cinta … dan banyak berkaitan dengan berapa banyak Anda bertengkar.

(more…)

Mengelola Pendapatan Keluarga

Wednesday, October 10th, 2007

Sebut saja namanya Andi. Saat ini ia bekerja di sebuah perusahaan swasta di Jakarta. Sudah tiga tahun ini Andi berhubungan dengan Astri yang saat ini bekerja di sebuah perusahaan advertising terkemuka di Jakarta. Keduanya berencana untuk mengukuhkan hubungan mereka melalui ikatan pernikahan. Tentunya dengan penghasilan ganda yang mereka miliki, mereka merasa bahwa keuangan bukanlah persoalan yang harus dikhawatirkan. Di awal masa pernikahan hal-hal yang berkaitan dengan keuangan belum menjadi masalah, tapi kalau tidak dikelola dengan bijak bukan tidak mungkin keuangan yang tadinya sejahtera menjadi berantakan.

Oleh karena itu kami melihat pentingnya pengelolaan keuangan keluarga bilamana Anda sudah menetapkan akan meneruskan hubungan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu ikatan pernikahan. Dalam hal ini anda harus sepakat bagaimana nantinya Anda memenuhi semua kebutuhan hidup bersama, baik keduanya bekerja penuh waktu, salah satu ada yang bekerja paruh waktu atau salah satu tidak bekerja sama sekali. Untuk itu terdapat tiga tipe pengelolaan keuangan keluarga yang umum dilakukan oleh pasangan suami istri:

  1. Uang anda dan uang saya—memisahkan uang masing-masing.
  2. Uang anda, uang saya dan uang bersama—memisahkan uang diantara keduanya tapi dengan rekening bersama.
  3. Uang bersama—semua merupakan uang bersama.

Mari kita pelajari ketiga tipe pengelolaan keuangan keluarga satu persatu dan mencoba menggarisbawahi keuntungan serta kekurangan masing-masing tipe.

(more…)

Pesaing Deposito Bernama Trimegah Dana Terproteksi

Tuesday, October 9th, 2007

“Gimana nih katanya sama dengan deposito tapi kok sekarang uang saya di Reksadana Anda jadi Cuma segini? Yang lain kemana ?.Saya Nggak mau tau, saya tahunya ini produk Bank Anda, jadi tolong uang saya dikembalikan.” Demikian kalimat yang diucapkan seorang customer suatu Bank dengan nada gusar.

Kajadian yang terjadi pertengahan tahun 2005 ini masih terngiang ditelinga saya seiring dengan ramainya iklan Reksadana Terproteksi atau Capital Protected Fund bermunculan di berbagai media. Apakah sekarang sudah saatnya ? Apakah pembelajaran kita kepada “mereka” sudah lengkap dan cukup ? entahlah . Tapi yang jelas saat ini saya akan membahas produk tersebut yang diterbitkan oleh PT Trimegah Securities Yang dinamakan Reksadana Trimegah Dana Terproteksi (RTDT).

(more…)

Menabung: Membayar Untuk Diri

Wednesday, October 3rd, 2007

Selama Anda tidak memiliki angsa bertelur emas atau mesin pembuat uang (money machine) maka Anda sendiri yang harus menjadi money machine. Berapa pun penghasilan Anda tidak menjamin bahwa Anda akan hidup nyaman di masa depan. Karena, bukan uang yang Anda hasilkan yang akan menyelamatkan Anda akan tetapi uang yang Anda sisihkan atau simpan yang berperan.

(more…)

Plus Minus Tabungan Haji

Monday, September 24th, 2007

Bagi umat muslim wajar saja jika merasa iri melihat saudara-saudara kita yang pergi berangkat haji tahun ini. Kerinduan untuk bisa segera ke Tanah Suci sebaiknya bukan hanya menjadi angan di hati, tapi direalisasikan juga dalam bentuk rencana untuk bisa naik haji.

Ibadah haji memang ibadah yang perlu persiapan yang matang. Selain persiapan fisik dan rohani, persiapan keuangan pun tidak kalah pentingnya. Nah, salah satu produk yang bisa Anda gunakan untuk merencanakan dana naik haji adalah dengan menggunakan tabungan haji.

Tabungan haji dikhususkan untuk para nasabahnya yang akan menunaikan ibadah haji atau umrah. Tabungan ini hampir sama saja dengan tabungan biasa namun ditambah lagi dengan beberapa.

(more…)

Check-up Finansial

Thursday, September 20th, 2007

Finansial check-up akan sangat membantu mengidentifikasi kemungkinan gangguan keuangan pada keluarga secara dini. Dengan begitu Anda dapat mengambil tindakan yang harus dilakukan untuk memperbaikinya.

Untuk itu dibutuhkan alat atau tools untuk melakukan check-up ini seperti halnya dokter dalam memeriksa kesehatan kita. Secara umum pemeriksaan kondisi keuangan dilakukan dengan menghitung rasio-rasio atau perbandingan-perbandingan tertentu dan menyimpulkan hasilnya. Ada tiga titik kritis yang wajib diperiksa:

  1. Situasi seputar masa kini, diukur dengan likuiditas (ketersediaan uang tunai untuk membayar keperluan rutin dan keperluan mendesak).
  2. Dampak keputusan hutang masa lalu, diukur dengan solvabilitas (kemampuan untuk membayar kewajiban hutang pada saat jatuh tempo).
  3. Kondisi masa depan, diukur dengan rasio produktivitas aset dari hasil menabung atau berinvetasi.

(more…)

5 Tahap Perencanaan Keuangan(3)

Friday, September 14th, 2007

Kembali ke topik 5 Tahap Perencanaan Keuangan, dalam artikel-artikel sebelumnya saya sudah menyebutkan bahwa untuk melakukan perencanaan keuangan pribadi ataupun keluarga, kita harus melalui 5 tahap besar, yaitu:
1. Menentukan Tujuan Keuangan.
2. Menganalisa Kondisi Keuangan Sekarang.
3. Membuat Rencana Keuangan.
4. Melakukan Implementasi Dari Rencana Keuangan.
5. Monitor dan Evaluasi Berkala.

Dalam 2 artikel saya sebelum ini, saya sudah menjelaskan mengenai tahap pertama dan tahap kedua. Dalam kesempatan ini, kita akan membahas secara detil mengenai tahap ketiga, yaitu Membuat Rencana Keuangan.

(more…)

Investasi di Property

Monday, September 10th, 2007

Investasi di property masih jadi pilihan utama kebanyakan orang, sebab orang beranggapan bahwa itu adalah salah satu cara terbaik untuk mengembangkan uang. Secara umum investasi property dianggap lebih aman daripada jenis investasi lainnya. Sebabnya Anda menguasai atau mengelola sendiri investasinya, jadi Anda bisa mengendalikan hampir semuanya. Namun hal itu bukanlah satunya keuntungan berinvesatsi di property, karena yang paling menarik sebenarnya dari invesatsi di property ini memungkinkan Anda untuk menggunakan uang orang lain untuk mulai berinvestasi.

Kebanyakan produk investasi lain banyak dipengaruhi oleh faktor luar. Misalnya harga-harga di bursa saham bisa naik turun dengan cepat bahkan signifikan karena isu atau gossip seputar politik, kebijakan pemerintah, keamanan negara, kondisi ekonomi, atau seperti obligasi yang harganya turun saat angka inflasi dan suku bunga naik. Dibandingkan property yang walaupun juga terpengaruh faktor luar, namun perubahannya tidak terlalu cepat, misalnya harga rumah tentunya tidak bisa berubah begitu saja dalam sehari tetapi butuh tahunan.

(more…)