BI Rate 2008 Bisa Mencapai 7,5 Persen
BANDUNG, KOMPAS – Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah mengatakan, suku bunga acuan BI pada tahun 2008 bisa mencapai 7,5 persen. Asalkan, selama setahun ke depan tidak ada lonjakan administrated price yang memengaruhi pasar secara langsung.
Menurut Gubernur BI, Jumat (25/5), secara bertahap penurunan suku bunga acuan atau BI Rate akan dilakukan oleh BI, apabila tidak ada risiko besar yang terjadi hingga tahun 2008 nanti. Sehingga, besar kemungkinan pada tahun depan, rata-rata BI Rate bisa berada di posisi 7,5 persen-8 persen.
â€Dengan catatan, tidak ada keinginan atau langkah peningkatan administrated price (pergerakan harga yang dipengaruhi kebijakan pemerintah). Dan bila, stabilitas makro secara global masih tetap terjaga,†ujar Burhanuddin Abdullah, usai menjadi pembicara kunci dalam Seminar meneganai Linkage Program, di Kantor BI Bandung.
Maksud dari stabilitas global makro ekonomi yang terjaga adalah tidak adanya perubahan yang mengganggu dari negara-negara besar, seperti Amerika Serikat yang mengalami defisit besar atau China yang sedang surplus besar saat ini. Ditambah lagi, kondisi nilai tukar rupiah yang cenderung stabil di sekitar Rp 9.000 per dolar, dalam beberapa waktu ini.
Bahkan, tambah Burhanuddin, stabilitas nilai tukar rupiah itu akan tetap terjaga sampai beberapa bulan ke depan. Sehingga, besar harapan sampai akhir tahun BI Rate bisa mencapai angka 7,5 persen.
Laporan Wartawan Kompas Timbuktu Harthana
