92% Bisnis Franchise Sukses
Jakarta - Anda memiliki dana dan ingin membuka usaha yang tidak terlalu melelahkan? Ada baiknya Anda mencoba bisnis franchise atau waralaba.
Membuka bisnis dengan sistem waralaba bisa menjadi pilihan tepat karena ternyata lebih menguntungkan ketimbang membuka bisnis sendiri.
Berdasarkan studi, tingkat keberhasilan bisnis waralaba mencapai 92 persen. Angka ini cukup tinggi bila dibandingkan dengan memulai bisnis non waralaba yang tingkat keberhasilannya hanya 34 persen.
Hal tersebut disampaikan konsultan waralaba Amir Karamoy dalam talkshow ‘Bisnis Franchise untuk Wanita’ di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (21/4/2007).
“Kenapa lebih menguntungkan, karena memanfaatkan kesuksesan yang ada dan mendapatkan bentuk pendampingan waralaba,” kata Amir.
Amir juga mengungkapkan, wanita cenderung lebih sukses jika mulai melakukan bisnis waralaba ketimbang pria. Hal ini dikarenakan wanita cenderung lebih patuh, mengikuti aturan, hati-hati serta luwes dalam bernegosiasi.
Apa saja bisnis waralaba yang cocok untuk wanita ini? Amir memberikan beberapa contoh yang tidak membutuhkan modal besar dan tidak terlalu sulit dilakukan wanita misalnya waralaba rumah makan atau makanan, minimarket, jasa binatu.
Namun jika Anda memiliki modal lebih, bisa juga membuka waralaba klinik spesialis, warnet ataupun wartel.
Amir menjelaskan, di Indonesia saat ini pertumbuhan waralaba lokal hanya sekitar 8 persen per tahun. Namun untuk waralaba asing pertumbuhannya mencapai 12 persen. Ini menunjukkan bahwa waralaba asing di Indonesia lebih diminati dibanding waralaba lokal.
Namun tentunya pemilihan waralaba asing bukan jaminan sukses. “Kenali diri Anda, dan kenali kesuksesan Anda,” tandas Amir.
(qom/qom)
Hendi Suhendratio - detikfinance

August 29th, 2007 at 3:30 pm
Adakah Bentuk Usaha yang lebih cepat perputarannya dan menguntungkan bagi orang yang membeli Franchise..? Kalau ada Tolong informasikan Kami…
September 6th, 2007 at 11:25 am
Kalah kita hanya melihat dari sisi keuntungan, membuka usaha sendiri jauh lebih menguntungkan. Sebab kita tidak perlu membayar sistem franchisor, tidak perlu membeli bahan baku dari mereka dan tidak perlu membayar royalti.
Namun disisi lain, resiko membuka usaha sendiri itu tergolong tinggi. Kebanyakan bisnis baru tidak bisa bertahan hingga 5 tahun pertamanya.
Rule ini sama dengan rule investasi secara umum. Semakin tinggi hasil, maka semakin tinggi pula resikonya.
November 17th, 2007 at 8:12 pm
Sistem franchise memang cukup menjanjikan, khususnya lagi bagi yg tidak mau repot dan dan pengin aman-aman saja. Saya butuh info tentang franchise warnet .toko kelontong dan bisnis makanan. Harap kasih info kemana saya bisa mengaksesnya…???
November 19th, 2007 at 9:19 am
Ada beberapa situs yang menjadi pusat data franchise, misalnya: