Archive for June, 2007

Mendulang Emas di Tabungan Emas

Friday, June 22nd, 2007

Jakarta - Menabung dana tunai, itu biasa. Kini bank berlomba menerbitkan tabungan investasi emas. Nasabah pun bisa mendulang emas 24 karet dari hasil tabungannya.

Setelah HSBC Syariah mempelopori tabungan emas, Bank Syariah Mandiri (BSM) pun tak mau ketinggalan dengan menerbitkan tabungan investasi emas yang menggunakan portofolio emas 24 karet.

(more…)

Pendidikan Anak: Betulkah Sebuah Investasi?

Thursday, June 21st, 2007

Tak terasa, kini kita sudah mendekati tahun ajaran baru. Tidak bisa dipungkiri bahwa dari tahun ketahun biaya pendidikan semakin mahal. Entah biaya pendidikan di universitas maupun di SD s/d SMU. Jangankan SD s/d SMU, orangtua keponakan saya yang tahun ini masuk TK pun harus merogoh uang yang cukup banyak untuk hanya membayar uang pangkal.

Menariknya, ketika berbicara tentang biaya pendidikan, banyak yang menganggap bahwa pendidikan adalah sebuah investasi. Lho, investasi apa? Ya, investasi. Harapannya, uang yang mereka keluarkan untuk biaya pendidikan si anak kelak akan kembali.

Sekarang, bagaimana dengan Anda? Kalau saat ini Anda adalah orangtua yang sedang berusaha memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak Anda, apakah Anda sendiri juga menganggap bahwa Anda sedang melakukan investasi untuk anak Anda?

(more…)

Kiat Bijak Berhutang

Tuesday, June 19th, 2007

Alkisah, ada kontes membuat gajah menangis. Peserta pertama, pawang gajah dari India, memainkan seruling dengan lagu yang terdengar sangat memilukan hati. Sayang sekali, gajah tidak bergeming. Peserta kedua datang dari Afrika tengah, membawakan tari-tarian tradisional yang menyayat sukma. Namun… sang gajah tetap tegar! Peserta ketiga dari Indonesia. Lho kok yang datang ekonom? Si ekonom segera mendekat ke telinga gajah dan membisikkan sesuatu. Dan ….. sang gajah pun menangis tersedu-sedu :-(

Apa sih yang dibisikkan? Sederhana saja kok: “…Hutang Indonesia lebih dari seribu trilyun rupiah….” Weleh-weleh, pantesan si gajah terharu-biru. Hutang memang bisa mendatangkan petaka tragis. Hutang berlebihan bukan hanya berbahaya bagi negara. Bagi perorangan pun hutang yang bertumpuk bisa menyebabkan bencana. Keinginan untuk hidup enak sesaat sering membuat orang mengabaikan dampak jangka panjang. Jalan pintas pun ditempuh: Berhutang. Di kota besar seperti Jakarta, tekanan berhutang lebih gencar. Tak heran banyak pengamen melantunkan lagu ibu kota memang lebih kejam dari ibu tiri.

(more…)

Inflasi Juni Masih Terkendali

Monday, June 18th, 2007

Jakarta - Dengan indikator ekonomi makro yang tetap terjaga, Bank Indonesia (BI) melihat laju inflasi bulan Juni masih terkendali. Sehingga target inflasi 6 plus minus 1 persen pada akhir 2007 dapat dicapai dengan mudah.

Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur BI Aslim Tadjuddin usai shalat Jumat di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (15/6/2007).

(more…)

Konsep “Compound Interest”

Sunday, June 17th, 2007

Secara mendasar bunga biasa hanya memberikan keuntungan dari investasi awal yang ditempatkan. Misal, Anda menempatkan dana sebesar Rp1 juta rupiah, dan diperjanjikan akan diberikan keuntungan sebesar 6% per tahunnya. Nah, dengan bunga biasa di akhir tahun pertama Anda akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp60.000. Kemudian di tahun kedua Anda akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp60.000 dan seterusnya. Perhitungan keuntungan hanya diperoleh dari investasi awal saja.

Sedangkan konsep bunga berbunga berbeda. Dari investasi awal yang Rp1 juta Anda akan mendapatkan keuntungan diakhir tahun sebesar Rp60.000. di tahun selanjutnya, perhitungan investasi berdasarkan investasi awal ditambah dengan hasil investasi di tahun sebelumnya (Rp1 juta + Rp60.000), jadi keuntungan yang didapat di tahun kedua menjadi Rp63.600. Di tahun selanjutnya keuntungan dihitung berdasarkan, (Rp1.060.000 + Rp63.600) x 6% = Rp67.416 dan seterusnya.

(more…)

Lindungi Anak Remaja Anda dari Kesalahan Penggunaan Kartu Kredit

Sunday, June 17th, 2007

Pada saat Tino berusia 19 tahun dan baru memasuki tahun pertama kuliah, dia memperoleh kartu kreditnya yang pertama. “Pada saat itu sebenarnya, saya tidak membutuhkannya, tapi karena kemudahan persyaratan serta mendapatkan berbagai hadiah langsung, membuat saya mengisi formulir kartu kredit tersebut. Beberapa bulan kemudian saya dikirimi kembali formulir kartu kredit, saya mengisinya dan saya kembali mendapatkan kartu kredit”.

Tino menggunakan kartu kreditnya untuk berbagai kebutuhan dan keinginannya dan membayar tagihan tepat waktu walau membayarnya tidak lunas (mencicil). Yang tidak dipahami oleh Tino adalah dengan membayar minimum pembayaran yang mana hanya menutupi bunganya saja dan tidak banyak berpengaruh terhadap sisa saldo tagihannya. Dengan kemudahan ini membuat Tino mengambil keputusan pembelian tanpa banyak pikir panjang dan membicarakannya dengan orang tuanya.

(more…)

Masalah Keuangan Yang Perlu Dihindari

Friday, June 15th, 2007

Persoalan keuangan pribadi sering kali dilupakan dan diabaikan. Padahal bila melihat sebuah perusahaan, pola perencanaan yang dilakukan di perusahaan hampir sama dengan perencanaan yang seharusnya dilakukan dalam keluarga. Dengan keterbatasan sumber pendanaan, perusahaan berusaha untuk dapat mecapai apa yang dicanangkan melalui strategi perencanaan. Seharusnya keluarga juga demikian. Penghasilan bulanan yang diterima setiap bulan secara regular sudah seharusnya Anda alokasikan dengan efisien untuk dapat mencapai semua tujuan yang Anda dan keluarga miliki.

Dalam kaitannya dengan keputusan atau cara pandang keuangan yang Anda lakukan selama ini, kami mencoba memberikan saran-saran dalam beberapa keputusan keuangan yang sebaiknya Anda hindari. Karena menurut hemat kami, keputusan ini akan berdampak terhadap kestabilan keuangan keluarga Anda.

(more…)

Bapepam-LK Kaji Aturan Main Asuransi

Wednesday, June 13th, 2007

[JAKARTA] Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) selaku otoritas industri asuransi tengah mengkaji aturan main Perasuransian seperti jumlah permodalan minimal, jumlah aktuaris, sistem pengelolaan risiko dan tingkat kualitas sumber daya manusia.

Kajian dilakukan untuk mengetahui standar dari pilar-pilar penopang industri asuransi yang ideal, sehingga bisa mengetahui kualitas para pemain di industri ini yang layak untuk beroperasi.

(more…)

Membuka Usaha Sendiri

Tuesday, June 12th, 2007

Mungkin Anda tidak puas dengan penghasilan yang Anda dapatkan. Atau mungkin Anda masih punya waktu luang di luar pekerjaan utama? Bila Anda merasakan hal itu, mungkin Anda mulai berpikir membuka usaha sendiri di luar pekerjaan utama.

Kita biasa menyebut usaha ini sebagai usaha sampingan. Kalau sekarang Anda ikut mencari penghasilan dalam keluarga, berarti Anda punya dua sumber penghasilan. Jika usaha ini makin lama makin tumbuh besar, Anda bisa memilih untuk konsentrasi di usaha Anda sendiri atau menyerahkan pengelolaan pada orang lain. Sehingga Anda bisa punya lebih banyak waktu untuk diri Anda sendiri, sementara pemasukan terus berjalan. Jadi, usaha sendiri bisa memberikan Anda kebebasan waktu dan uang. Enak kan? Bandingkan dengan apabila Anda bekerja pada orang lain.

(more…)

Kenali Pola Money Games pada Perusahaan Berkedok MLM

Monday, June 11th, 2007

Siapa sih yang tidak tertarik dengan usaha sambilan dengan modal seadanya, tetapi penghasilannya bisa sangat besar. Bahkan, bukan tidak mungkin kemudian usaha sambilan tersebut bisa menjadi penghasilan utama karena menjanjikan kehidupan yang lebih layak dan menjamin masa tua yang lebih aman.

Kesempatan menggiurkan itu bisa diperoleh dari usaha multi level marketing (MLM) atau direct selling yang telah lama tumbuh dan berkembang, apalagi selama masa krisis di Indonesia, baik dari jumlah perusahaan, jenis produk maupun pelaku usaha tersebut.

Para pelaku usaha ini biasa disebut member, anggota, mitra bisnis atau investor. Mengembangkan network menjadi sangat penting dalam usaha ini. Karena penghasilan usaha ini didapat bukan hanya dari menjual produk tapi juga dari hasil penjualan jejaring yang dikembangkan.

Bagaimana perusahaan MLM tersebut bisa memberikan diskon yang besar sebagai pendapatan atau bonus bagi para membernya? Pola penjualan langsung, memutus biaya untuk distributor—dalam mata rantai distribusi dari pabrik hingga konsumen—yang kemudian dana untuk itu bisa diberikan kepada anggota sebagai bonus.

Namun, dibalik maraknya perkembangan bisnis MLM dan kesuksesan yang sudah dirasakan sebagian member, sesungguhnya tidak sedikit beredar kisah sedih dari orang yang gagal menggeluti bisnis MLM atau kegiatan usaha lain yang pola kerjanya nyaris sama dengan MLM, namum bukan pola MLM.

Oleh karenanya, dalam pembahasan kali ini kami mencoba memberikan beberapa ciri yang dapat Anda amati guna membedakan antara bisnis MLM dan bisnis berkedok MLM, atau biasa disebut dengan pola piramida.

(more…)