Archive for May, 2006

Pentingnya Memiliki Dana Cadangan

Tuesday, May 16th, 2006

Seringkali dalam hidup terjadi suatu hal yang bersifat emergency yang membutuhkan dana dalam waktu segera. Contohnya adalah ketika Anda di PHK sehingga harus mengambil dana guna membiayai hidup selama masih belum mendapatkan pekerjaan.

Itu contoh yang ‘besar’. Contoh kecilnya mungkin ketika anak Anda sakit dan harus dirawat di RS yang mungkin membutuhkan dana.

Tetapi yang sering terjadi, banyak orang yang tidak memiliki dana tersebut. Ini karena setiap kali mereka mendapatkan income, mereka selalu menghabiskannya. Itulah sebabnya, seseorang yang mengalami PHK umumnya mendapatkan apa yang namanya Uang Pesangon. Uang ini bisa membiayai hidupnya selama tidak bekerja. Namun demikian, besarnya pesangon tersebut seringkali dirasakan tidak mencukupi bagi mereka yang mendapatkannya.

Jadi, tak perlu dikatakan lagi, penting sekali memiliki persediaan dana dalam rekening Anda, yang bisa digunakan sebagai dana cadangan untuk membiayai hidup Anda apabila terjadi sesuatu. Karena itu, persediaan dana ini disebut Dana Cadangan.

(more…)

Resiko Kehilangan Pendapatan

Monday, May 15th, 2006

Risiko biasa dibicarakan sebagai sebuah penyimpangan keuntungan dalam sebuah portofolio. Namun, ada risiko yang sebenarnya bisa merusak keuangan (kekayaan) anda lebih dari penurunan harga saham. Hidup diluar kemampuan dan tidak menjaga pendapatan anda, harus dibayar lebih mahal daripada bila anda melakukan alokasi aset yang kurang sesuai.

Ada sepasang suami istri, sebut saja keluarga Badru. Saat ini pa’ Badru memiliki dua orang yang sehat dan pintar. Istri pa’ badru sering kali mengeluhkan tentang masalah keuangannya, khusunya deficit bulanan yang sering kali terjadi. Bagaimana mungkin mereka dapat menabung bila pendapatan pun tidak tersisi setiap akhir bulan. Dengan dua orang anak, memang sulit untuk dapat memenuhi semua kebutuhan apalagi menabung. Saat ini penghasilan pa’ Badru bisa dibilang cukup besar dengan pendapatan Rp.120 juta setiap tahun. Ditambah lagi, rumah yang mereka tempati saat ini sudah lunas atau mungkin hanya tinggal sedikit saldo hutang yang masih tersisa.

Namun disis lain, ternyata pa’ Badru merupakan seorang yang royal dan mudah sekali membeli sesuatu dengan kartu kredit. Tanpa terasa, tagihan kartu yang tadinya sedikit membengkak menjadi sangat besar karena kebiasaan membayar tagihan minimum setiap bulannya. Walau mereka memiliki hutang yang cukup besar mereka tetap bisa berlibur ke Bali bersama keluarga. mengapa? Karena pendapatan pa’ badru masih dapat menutupi semua kebutuhan pembayaran tagihan kartu kredit. Namun, bagaimana dampaknya dalam jangka panjang? Bila mereka tetap menjalankan kebiasaan ini, sangat mungkin keuangan keluarga yang tadinya aman tentram bisa porak poranda.

(more…)

Diversifikasi Portofolio Bagi Keluarga

Sunday, May 14th, 2006

Mengapa diversifikasi merupakan kunci emas dalam berinvestasi? Diversifikasi bertujuan untuk mengurangi tingkat risiko dan tetap memberikan potensi tingkat keuntungan yang cukup. Apa itu diversifikasi? Diversifikasi adalah sebuah strategi investasi dengan menempatkan dana dalam berbagai instrumen investasi dengan tingkat risiko dan potensi keuntungan yang berbeda, atau strategi ini biasa disebut dengan alokasi aset (asset allocation). Alokasi aset ini lebih fokus terhadap penempatan dana di berbagai instrumen investasi. Bukan menfokuskan terhadap pilihan saham dalam portofolio. Dari hasil studi, perbedaan performa lebih banyak dikarenakan oleh alokasi aset (asset allocation) bukannya pilihan investasi (investment selection).

(more…)

Manajer Keuangan Keluarga

Friday, May 12th, 2006

Banyak orang beranggapan bahwa Manajemen keuangan keluarga merupakan salah satu bidang yang rumit. Sebenarnya manajemen keuangan keluarga tidaklah rumit seperti yang dibayangkan banyak orang khususnya ibu-ibu. Untuk menjadi manajer keuangan keluarga yang cerdas dan bijak Anda tidak harus menjadi seorang ahli keuangan.

(more…)

7 Langkah Menuju Kesejahteraan Finansial

Thursday, May 11th, 2006

Tanpa terasa waktu bergulir begitu cepat. Berapa banyak impian tahun 2005 yang sudah dicapai? Tentunya sebagian dari Anda telah mencapai beberapa atau malah telah mencapai semua yang diimpikan. Tapi tidak sedikit yang tidak mencapainya. Mungkin karena tidak adanya proses perencanaan untuk mencapai apa yang diimpikan. Oleh karena itu, kami mencoba untuk memberikan 7 langkah yang dapat Anda lakukan untuk dapat mencapai apa yang selalu diidamkan semua orang, yaitu kesejahteraan finansial.

(more…)

Persiapan Dana Pendidikan: Penting Gak Sih?

Wednesday, May 10th, 2006

Bulan Juli yang baru saja berlalu merupakan bulan dimulainya tahun ajaran baru 2002. Selalu bisa ditebak bahwa setiap kali awal tahun ajaran baru, semua orang sepertinya bicara tentang pentingnya pendidikan. Dan kalau Anda perhatikan, hal ini biasanya menular kepada semangat bersekolah dari anak itu sendiri. Coba perhatikan betapa bersemangatnya anak-anak Anda ketika mereka masuk sekolah kemarin.

Wajar saja, kalau Anda sebagai orang tua menunjukkan semangat tentang pentingnya pendidikan, ditambah lagi lingkungan di sekitar Anda juga menunjukkan semangat yang sama, maka pastilah semangat tersebut juga akan tertular ke anak Anda sehingga wajar bila anak-anak sekolah sangat bersemangat masuk sekolah pada hari-hari pertama tahun ajaran baru kemarin.

(more…)

Membuka Usaha Sampingan(2)

Friday, May 5th, 2006

Pada nomor yang lalu saya telah membahas tentang perlunya Anda menambah pendapatan dengan membuka sebuah usaha sampingan. Kali ini, kita akan membahas tentang apa yang perlu Anda perhatikan bila ingin membuka usaha sampingan.

(more…)

Membuka Usaha Sampingan(1)

Thursday, May 4th, 2006

Pada beberapa edisi lalu saya mengatakan kepada Anda bahwa untuk mendapatkan penghasilan tambahan ada empat cara yang bisa Anda lakukan. Yakni bekerja pada orang lain, bekerja sendiri dengan mengandalkan keahlian, membuka usaha sampingan, atau melakukan investasi.

Dari keempat hal tersebut, membuka usaha sampingan biasanya merupakan cara yang cukup baik untuk mendapatkan peng-hasilan tambahan. Dengan membuka usaha sampingan, pertama-tama Anda mungkin harus terlibat penuh didalamnya. Tapi lama kelamaan, bila usaha itu besar, Anda bisa menyerahkan pengelolaannya pada orang lain, sehingga Anda bisa punya lebih banyak waktu. Sementara pemasukan terus berjalan.

Bandingkan dengan apabila Anda bekerja pada orang lain atau bekerja sendiri dengan mengandalkan keahlian. Bekerja pada orang lain jelas Anda harus mengikuti jam kerja yang disyaratkan. Sedangkan bekerja sendiri dengan mengandalkan keahlian, biasanya Anda bisa menentukan waktu kerja Anda sendiri, tapi tetap saja Anda akan sibuk

(more…)

Enam Masalah Utama Keuangan Keluarga yang Harus Anda Hindari (2)

Wednesday, May 3rd, 2006

Minggu lalu kami sudah membahas tiga permasalahan atau keputusan keuangan keluarga yang sebaiknya Anda tidak lalukan. Permasalahan atau keputusan yang pertama adalah tidak menganggap serius urusan kredit atau utang yang Anda miliki khususnya utang jangka pendek (kartu kredit).

Kedua, berharap cepat kaya dengan pola investasi risiko tinggi tanpa mempelajari dan menyikapi dengan bijak. Dan pembahasan minggu lalu yang terkahir adalah kebiasan menunda-nunda melaksanakan perencanaan persiapan dana pendidikan anak-anak.

Bila Anda mengikuti pembahasan kami minggu lalu semoga ketiga hal di atas dapat menjadi masukan dan bahan pertimbangan Anda dalam mengambil keputusan keuangan dalam keluarga.

Menurut hemat kami ketiga hal ini sangatlah penting, karena dampaknya akan sangat besar bagi keharmonisan dan keamanan kondisi keuangan keluarga. Dalam kaitannya dengan hal ini, kami akan menjelaskan tiga hal atau permasalahan keuangan keluarga lain, yang bisa sangat mempengaruhi kestabilan keuangan keluarga yang selama ini Anda idamkan.

(more…)

Mencari Penghasilan Tambahan

Tuesday, May 2nd, 2006

Kalau Anda membaca NOVA yang lalu, Anda mungkin ingat bahwa saya pernah menyarankan kepada Anda agar pada tahun 2001 ini Anda sebaiknya mencoba mencari penghasilan tambahan dengan menjalankan usaha sampingan.

Kenapa sih Anda perlu penghasilan tambahan? Seperti yang pernah saya katakan sebelumnya (dan seringkali saya ulang-ulang), bahwa salah satu kunci kesejahteraan keuangan dalam keluarga sebetulnya bukanlah di seberapa besar jumlah penghasilan Anda, tapi bagaimana Anda mengelola penghasilan tersebut. Berapapun besarnya penghasilan dalam keluarga Anda, kalau Anda tidak bisa mengelolanya dengan baik, maka kesejahteraan tidak akan bisa Anda raih.

Namun demikian, apakah Anda sebaiknya tidak usah menambah penghasilan dalam keluarga Anda? Tidak juga. Penghasilan yang besar memang tidak menjamin bahwa keluarga Anda bisa mencapai kesejahteraan keuangan, tapi penghasilan yang besar bisa membantu keluarga Anda mencapai kesejahteraan. Jadi sekali lagi, penghasilan yang besar tidak menjamin, tetapi hanya membantu. Karena itu, akan lebih baik kalau Anda bisa menambah sumber penghasilan Anda.

(more…)