Archive for April, 2006

Mengantisipasi Berbagai Risiko dalam Kehidupan Keluarga

Sunday, April 30th, 2006

Sebuah tujuan keuangan keluarga dimulai dengan perencanaan dan dilaksanakan berdasarkan alokasi dari rencana yang telah Anda buat. Dalam perjalanan kehidupan berkeluarga pasti menghadapi kerikil-kerikil rintangan. Terkadang rintangan atau risiko tersebut sedemikian besar, sehingga Anda tidak lagi dapat mengatasi problema keuangan yang harus Anda pikul.

Akan banyak sekali dampak buruk terhadap kelangsungan kehidupan keluarga. Oleh karena itu kami sangat menganjurkan agar Anda merencanakan proteksi terhadap problema-problema dalam perjalanan kehidupan yang mungkin terjadi.

(more…)

Persepsi Keuangan Keluarga: Uang Saya, Anda, atau Uang Kita?

Saturday, April 29th, 2006

Pernikahan adalah sebuah awal dari perjalanan panjang kehidupan berkeluarga. Selama masa dewasa sebelum memasuki mahligai perkawinan, Anda mengatur serta menganggarkan uang yang dihasilkan setiap bulan dengan cara Anda. Memasuki jenjang pernikahan, semua pasti berubah di mana Anda harus berbagi segala sesuatunya dengan pasangan Anda.

Berbagi dalam sebuah pernikahan merupakan ide yang banyak kita dengar. Dari kebutuhan untuk bermain golf sampai perawatan tubuh, semua kebutuhan yang diperlukan Anda berdua haruslah dipenuhi dari suatu pendanaan yang secara tiba-tiba muncul dan disebut “uang bersama”.

Menggabungkan dua keuangan berarti berkompromi. Maksudnya adalah mengedepankan keinginan dan kebutuhan orang lain dibanding dengan keinginan sendiri. Hal ini sangat membutuhkan negosiasi serta pemikiran yang matang. Tidak akan pernah ada individu yang mirip satu dengan yang lain dalam melihat dan memandang permasalahan keuangan.

Setiap individu memiliki latar belakang serta cara pandang mengenai uang yang berbeda.mencoba untuk saling mengerti dan mengisi kehidupan berkeluarga akan banyak membantu Anda dalam hal keuangan. Utamakan orang terlebih dahulu baru uang.

(more…)

Cara Pandang Praktis dan Andal dalam Memilih Investasi Reksadana

Friday, April 28th, 2006

Beberapa waktu lalu, salah satu klien kami datang setelah sesi konsultasi berakhir (rekomendasi). Mereka mencoba untuk menjalankan rekomendasi yang kami berikan. Tapi mereka merasa terbentur dan kesulitan untuk dapat memilih investasi dalam hal ini Reksadana yang sesuai dengan profil risiko mereka dan memperoleh Reksadana yang akan memberikan pengembalian yang mereka harapkan. Dalam hal ini memang tidak ada cara yang mudah untuk memilih Reksadana yang tepat. Tapi kami dapat memberikan gambaran dan ulasan berkenaan dengan hal ini.

Informasi dari Bapepam menyebutkan, lebih dari 90 Reksadana dari tidak kurang 30 perusahaan sekuritas yang beredar di pasar sekarang. Oleh karena itu tidaklah mengejutkan bila klien kami merasa kesulitan untuk dapat memilih Reksadana yang tepat. Faktor yang dipakai masyarakat pada umumnya seringkali salah dalam menentukan pilihan investasi yang diinginkan. Oleh karena itu kami merasa perlu untuk membahasnya, sehingga memberikan pandangan atau cara melihat yang lebih baik dalam memilih Reksadana yang tepat bagi tujuan keuangan yang Anda inginkan.

(more…)

Kartu Kredit Bukan Uang Lebih

Thursday, April 27th, 2006

Saya sedang menyetir mobil bersama istri saya di jalan tol dalam kota ketika radio di mobil memutar iklan kartu kredit. Lagunya adalah gubahan dari sebuah lagu lama dan cukup asyik apabila didengarkan. Di situ disebutkan, kalau sering-sering memakai kartu tersebut, Anda bisa mendapat hadiah yang dipilih sendiri.

Yang menarik adalah, beberapa hari kemudian, saya menerima surat dari seorang ibu. Katanya, dia punya delapan kartu kredit yang semuanya aktif! Jumlah tagihannya pun semua sudah hampir mencapai batas. Nah, jumlah penghasilan ibu ini setiap bulan ­ katanya ­ hampir selalu habis untuk membayar cicilan kartu kreditnya.

Menarik bukan? Di satu sisi, ada bank yang asyik mengiklankan dan mengajak orang untuk aktif memakai kartu kredit, tapi di lain pihak ada orang (dan saya yakin bukan hanya satu orang) terjebak persoalan dengan koleksi kartu-kartu kreditnya.

(more…)

NYAMAN DI MOBIL, NYAMAN DI DOMPET:Kiat beli mobil bebas panik

Wednesday, April 26th, 2006

“…Gile Bo.. Seksi amat tuh …!” Teriak si Djamal dilanjutkan dengan berdecak kagum dan melotot ke satu arah. Teman-teman jalan barengnya –all the boys- langsung nyambung: “Mana..mana..??” Sambil menunjuk dan masih terus melotot, Djamal berceloteh lagi:” Itu tuh yang parkir di pojok situ .. Jauh lebih seksi dari Britney Spears!”

…..Ooo, rupanya yang dimaksud bukan wanita, tetapi sebuah mobil sport berwarna merah mányala yang `mejeng’ di lokasi strategis di tempat parkir sebuah gedung di kawasan pusat distrik bisnis. Dan, asal tahu saja, all the boys yang dimaksud, bukan gank-nya anak-anak remaja, melainkan bapak-bapak yang umurnya sudah kepala 3 dan 4.

(more…)

Mimpi: Pentingnya Tujuan Keuangan Spesifik dalam Sebuah Perencanaan

Saturday, April 22nd, 2006

Sesi yang sangat produktif dalam sebuah konsultasi keuangan keluarga adalah saat ”percakapan mengenai uang” tidak menjadi fokus utama. Sebaliknya, percapakan lebih fokus mengenai berbagai permasalahan keuangan dan keinginan ataupun tujuan yang ingin dicapai di masa depan.

Salah satu klien kami datang berkonsultasi, di mana sebelumnya mereka mendengar meninggalnya teman sekantor yang memiliki anak masih sangat kecil-kecil (tiga orang anak). Istrinya adalah seorang ibu rumah tangga, yang bertumpu sepenuhnya dengan penghasilan suaminya. Bagaimana dengan anak-anak mereka? Bagaimana dapat memenuhi semua kebutuhan sehari-hari yang semakin hari semakin tinggi saja. Apalagi harus memikirkan bagaimana biaya pendidikan bagi ketiga anak mereka yang sekarang masih kecil-kecil?

(more…)

Persyaratan Mengajukan Kredit di Bank

Thursday, April 20th, 2006

Pada nomor yang lalu, kita telah berkenalan sekilas dengan produk kredit di bank. Sekarang, kita akan berbicara tentang bagaimana syarat-syarat mengajukan kredit di bank. Seperti layaknya saat akan membuka tabungan di bank, Anda akan diminta menyerahkan kopi identitas diri seperti KTP, SIM, atau paspor. Anda juga diminta mengisi formulir pembukaan tabungan yang berisi data­data pribadi diri Anda. Tujuannya agar Bank memiliki informasi yang benar, sehingga dapat mengidentifikasi diri Anda sebagai orang yang sah dan berhak melakukan transaksi dari rekening Anda.

Itu kalau Anda mau menabung di bank. Sekarang bagaimana jika Anda mau meminjam uang dari bank? Di sini, bank sebagai pihak yang meminjamkan dana disebut kreditur dan pihak yang meminjam dana dari bank disebut debitur.

(more…)

Tanpa Agunan Tetap Bisa Kredit

Wednesday, April 19th, 2006

Masih soal kredit. Pada beberapa nomor yang lalu, kita telah membahas tentang produk-produk kredit di bank. Sekarang, saya akan membahas tentang produk kredit yang beberapa bulan terakhir ini cukup gencar dipromosikan: KREDIT TANPA AGUNAN.

Kita anggap saja Anda ingin membuka usaha yang berskala kecil, renovasi rumah, bayar uang muka kendaraan, atau bahkan untuk membeli komputer seperti permintaan anak Anda. Tapi Anda tidak punya uang. Padahal, keperluan tersebut di atas kelihatannya tidak bisa ditunda lagi. Kalau menunggu Anda mengumpulkan uang sedikit demi sedikit, mungkin keperluan tersebut baru akan terbeli satu dua tahun lagi. Wah, kelihatannya tidak ada jalan lain. Anda harus pinjam uang. Pinjam ke teman atau keluarga, wah gengsi dong.

(more…)

Berkenalan Dengan Kredit Bank

Tuesday, April 18th, 2006

Beberapa diantara Anda mungkin pernah membaca Komik Donal Bebek yang sangat terkenal itu. Dikisahkan Donal Bebek memiliki seorang paman yang kaya sekali bernama Paman Gober. Paman Gober adalah bebek yang luar biasa kayanya sehingga ia bisa membangun sebuah gudang yang sangat besar yang bisa digunakannya untuk menyimpan semua tumpukan uangnya, baik uang kertas maupun uang logam.

Saking banyaknya uang yang dia miliki, tumpukan uangnya seringkali tampak menggunung sehingga Paman Gober ­ yang digambarkan sebagai orang yang rakus - seringkali berendam di antara tumpukan uangnya.

Tulisan kali ini tentu saja tidak akan membahas tentang Paman Gober dan tumpukan uangnya. Namun bila kita berbicara mengenai bank, bisa dikatakan sebanyak itu juga mungkin uang yang dimiliki oleh bank tempat Anda menyimpan uang. Meski begitu Anda tak perlu khawatir bank menumpuk semua uangnya di dalam satu gudang seperti Paman Gober itu.

(more…)

Pahami Siklus Hidup Finansial Anda

Monday, April 17th, 2006

Sejalan dengan berjalannya siklus kehidupan manusia mulai dari bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa, orang tua sampai tua renta, maka berbagai pandangan dan kebutuhan finansial kita juga selalu berubah-rubah sesuai kondisinya. Contohnya, saat seseorang berada di usia 30-an, kemungkinan sedang sangat menikmati masa mudanya, bekerja dengan giat dan agresif namun berkejaran dengan gaya hidup konsumtif yang bergulat dengan tagihan kartu kredit Menjelang pensiun di usia sekitar 50-an, seseorang biasanya sedang berusaha keras memastikan sudah punya cukup uang untuk bisa melanjutkan hidupnya setelah tidak bekerja, cari aman deh !

Dalam kesempatan kali ini, marilah kita pelajari beberapa kunci-kunci keputusan finansial dalam tiap tahapan kehidupan manusia - yang saya kira perlu kita pahami dengan seksama. Mempelajari hal ini bertujuan untuk memudahkan pengambilan keputusan finansial, apa yang perlu kita lakukan dan apa yang sebaiknya tidak kita lakukan berkaitan dengan uang dari tiap tahapan kehidupan kita. Lebih dari, manfaatnya bukan sekedar hanya untuk menambah pengetahuan kita sendiri, namun juga membantu memahami kebutuhan dan pandangan orang lain secara finansial, sesuai dengan usianya juga.

(more…)