Archive for March, 2006

Yang Kaya Bertambah Kaya…

Thursday, March 30th, 2006

Pelajaran dari “Orang-orang Kaya” dalam Mengembangkan Kekayaannya

Beberapa waktu lalu, sepasang suami istri menelepon kami dan berkeinginan untuk berkonsultasi berkenaan dengan keadaaan keuangan keluarga mereka.

Mereka merasa bahwa setiap bulan mereka harus “gali lubang tutup lubang” atau penghasilan bulanan selalu saja habis untuk kebutuhan bulanan, padahal mereka memiliki beberapa keinginan atau tujuan masa depan yang mereka sangat diidamkan. Bagaimana mengatur dan mensiasati situasi keuangan mereka sehingga mereka dapat memulai untuk menyisishkan uang untuk tujuan masa depan, menjadi suatu kebutuhan.

(more…)

Memilih Pengelola Kekayaan

Wednesday, March 29th, 2006

AKHIR-AKHIR ini kita sering membaca iklan di media massa mengenai bank atau lembaga keuangan yang menawarkan jasa wealth management atau pengelolaan keuangan.

Namun mungkin sebagian dari kita masih menimbang-nimbang apakah perlu pengelolaan kekayaan dimiliki dikelola oleh lembaga lain atau orang lain? Rata-rata orang Indonesia masih sulit untuk secara terbuka menyerahkan pengelolaan kekayaannya melalui orang lain atau lembaga lain.

Ada hal yang perlu dipertimbangkan berkaitan dengan dibutuhkan atau tidaknya menyerahkan pengelolaan kekayaan kepada pihak lain. Apakah kita memiliki cukup waktu dan atau cukup pengetahuan untuk membuat kekayaan kita berkembang? Bila kita memiliki kedua hal tersebut mungkin jawabannya adalah tidak perlu menyerahkan pengelolaan keuangan kita kepada pihak lain.

(more…)

Pentingnya Diskusi Keuangan Sebelum Menikah

Tuesday, March 28th, 2006

Andi dan Anti bertemu waktu sama-sama kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta terkenal di Jakarta. Setelah lulus, mereka mengambil jalan yang berbeda, Andi meneruskan kuliahnya di luar negeri dan Anti langsung bekerja. Dua tahun yang lalu, mereka bertemu kembali di sebuah pesta teman Anti. Andi diajak oleh temannya. Setelah itu mereka mulai berhubungan kembali.

Mereka membicarakan banyak hal, dari hal yang kecil sampai yang bersifat prinsipil. Dari pembicaraan tersebut, mereka meresakan adanya persamaan dalam tujuan hidup, sampai keinginan untuk membina keluarga dengan hanya dua anak. Tidak beberapa lama, mereka mulai menjalin hubungan lebih dekat. Pada bulan Januari mereka bertunangan. Pada bulan September mereka menikah.

Anti termasuk orang yang percaya bahwa uang tunai atau cash lebih baik. Sedangkan Andi merasa bahwa kartu kredit itu penting untuk berbagai transaksi dan kebutuhan darurat. Andi mempercayai bahwa dalam pernikahan, “apa yang saya miliki adalah milik pasangan saya juga”. Sehingga Andi menambahkan kartu kredit atas namanya untuk Anti.

Waktu pun berjalan, dan mereka memikirkan untuk memperbesar rumah yang sekarang mereka tinggali karena mereka berencana untuk memiliki anak. Merenovasi rumah cukup besar biayanya. Banyak kebutuhan perbaikan yang diperlukan mereka beli dengan kartu kredit. dalam waktu pendek, tagihan kartu kredi mereka meningkat cukup tajam. Tentunya, masing-masing dari mereka membayar dari tabungan mereka.

Namun, dalam suatu pertemuan penting dengan klien, Andi selalu membawa kartu kredit sebagai alat pembayaran. Setelah selesai dan ingin membayar dengan kartu kredit ternyata kartu kreditnya ditolak. Dan Andi pun mencoba kartu kredit kedua, ternyata kembali ditolak. Andi bingung, sepertinya dia selalu membayar tagihan walau memang tidak pernah secara full. Andi mencoba untuk menghubungi perusahaan penerbit kartu tersebut, ternyata, kartu kredit Andi sudah over limit.

(more…)

Menyiapkan Dana Pensiun

Monday, March 27th, 2006

“20/20 rule: To plan for 20 years for retirement, start accumulating funds no later than 20 years before your retirement begins”
Ernst & Young’s Personal Financial Planning guide

Percepatan perubahan budaya tampak begitu terasa dalam kurun waktu 20 tahun terakhir ini. Begitu banyaknya perubahan interaksi sosial dalam masyarakat. Kalau pada masa dahulu, mendorong anak untuk mencapai keberhasilan hidup adalah juga berarti terjaminnya kesejahteraan orang tua di masa pensiun. Tetapi cobalah kita perhatikan apa yang terjadi belakangan ini, begitu banyaknya pasangan muda yang justru malah masih terus meminta dukungan orang tua dalam menopang kehidupan mereka termasuk juga bidang finansial.

(more…)

Ragam Asuransi Umum dan Kebutuhannya Bagi Keluarga

Sunday, March 26th, 2006

Anton terduduk lesu di depan rumahnya. Wajahnya tampak muram dan kesal memikirkan mobilnya yang hilang disaat parkir di sebuah pasar swalayan beberapa waktu lalu. Padahal, mobil tersebut merupakan satu-satunya kendaraan yang dimiliki oleh keluarga. Akibat kejadian ini aktivitas keluarga jadi tertanggu. Walau Anton sudah melaporkan kejadian ini ke Polisi, namun belum ada kabar beritanya. Kemudian ia mulai berpikir, mengapa saya tidak membeli asuransi kendaraan bermotor?

(more…)

Betapa Pentingnya Dana Taktis!

Saturday, March 25th, 2006

Banyak orang yang belum menyadari pentingnya dana taktis. Padahal dana ini seharusnya menjadi prioritas utama sebelum menabung atau berinvestasi. Kenapa? Karena setiap kehidupan sehari-hari tidak semuanya berjalan sesui rencana, jadi selalu perlu plan B kan?

(more…)

Rumah Idaman, Rumah Impian

Friday, March 24th, 2006

Apa yang Anda lakukan apabila Anda memutuskan untuk membeli rumah? Rajin berkunjung ke pameran rumah? Aktif mengikuti iklan di berbagai media cetak? Mencari informasi dari teman atau saudara? Atau, supaya praktis, meminta bantuan agen properti?

Banyak memang cara untuk mendapatkan rumah idaman, berbagai cara dilakukan guna mendapatkannya, tetapi sayang masih sedikit dari mereka yang mempertimbangkan segi keuangan keluarga dalam hal ini.

(more…)

Orangtua Boros, Anak Ikut Boros

Thursday, March 23rd, 2006

Demikian survei yang dilakukan melalui internet banking oleh Intelligent Finance. Survei tersebut menyimpulkan, 52% responden mengaku meniru cara orangtua mereka dalam mengatur dan membelanjakan uang. Tidak sedikit responden yang meminta advis orangtua dalam membelanjakan uangnya.

(more…)

Jangan Anggap Remeh Uang Receh

Wednesday, March 22nd, 2006

Kalau saya anggap bahwa sebagian besar dari Anda pada saat ini masih mencicil rumah, maka sangat mungkin sekali bahwa cicilan rumah yang Anda bayar menghabiskan sekitar 30 persen dari penghasilan keluarga Anda.

Bila Anda membaca tulisan di NOVA beberapa nomor yang lalu bahwa Anda sebaiknya menabung sebelum membayar biaya hidup Anda, maka sangat mungkin pula Anda sekarang mulai melakukannya. Apa yang Anda tabung? Mungkin saja untuk pendidikan anak Anda kelak. Apakah mungkin Anda menabung sekitar 15 persen dari penghasilan Anda untuk pendidikan anak Anda kelak? Ya, sangat mungkin sekali.

(more…)

Kredit Kepemilikan Mobil

Tuesday, March 21st, 2006

Semakin lama jalan-jalan di Jakarta semakin terasa sempit walau pelebaran jalan selalu dilakukan. Bertambahnya jumlah kendaraan pribadi yang lalu lalang di jalan-jalan Jakarta mengakibatkan kemacetan di berbagai ruas jalan utama maupun alternatif. Masyarakat lebih memilih untuk memiliki kendaraan pribadi walau dengan cara menyicil dari pada harus memakai kendaraan umum.

(more…)